alexametrics
31.1 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

Ruangan di Gedung Sentra Industri Kosong Melompong

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Progres rumah sakit lapangan (RSL) yang menempati Gedung Sentra Industri (GSI) di Jalan Trunojoyo Ponorogo berjalan lambat. Rencana pendirian rumah sakit darurat yang diperuntukkan pasien Covid-19 bergejala sedang itu sudah tercetus 12 Juli lalu. Ruangan di GSI mulai disiapkan yang ditimpali persiapan perekrutan tenaga kesehatan (nakes). Belanja alat kesehatan juga disusun dengan kebutuhan anggaran miliaran rupiah.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo Miseri Effendi ikut menagih eksekutif segera merealisasikan RSL. Apalagi, Bupati Sugiri Sancoko pernah mengklaim persiapan sudah mencapai 70 persen pada akhir Juli lalu. Miseri menyimpulkan bahwa kebutuhan RSL tinggal ketersediaan nakes dan alkes. Sebab, ruangan yang menumpang di GSI sudah siap. ‘’Segera realisasikan, mau tunggu apa lagi,’’ kata Miseri, Jumat (20/8).

Baca Juga :  Pelican Crossing Hanya Pajangan, Sulitkan Pejalan Kaki Menyeberang

Bangunan di GSI yang hendak dimanfaatkan sebagai rumah sakit darurat itu hingga kemarin masih kosong. Ruangan yang terdiri 12 kamar dengan kapasitas 72 bed sudah siap diisi perabot. Tampak sejumlah pekerja memasang kanopi di depan pintu utama. Rumput liar banyak tumbuh di halaman gedung. (mg7/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Progres rumah sakit lapangan (RSL) yang menempati Gedung Sentra Industri (GSI) di Jalan Trunojoyo Ponorogo berjalan lambat. Rencana pendirian rumah sakit darurat yang diperuntukkan pasien Covid-19 bergejala sedang itu sudah tercetus 12 Juli lalu. Ruangan di GSI mulai disiapkan yang ditimpali persiapan perekrutan tenaga kesehatan (nakes). Belanja alat kesehatan juga disusun dengan kebutuhan anggaran miliaran rupiah.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo Miseri Effendi ikut menagih eksekutif segera merealisasikan RSL. Apalagi, Bupati Sugiri Sancoko pernah mengklaim persiapan sudah mencapai 70 persen pada akhir Juli lalu. Miseri menyimpulkan bahwa kebutuhan RSL tinggal ketersediaan nakes dan alkes. Sebab, ruangan yang menumpang di GSI sudah siap. ‘’Segera realisasikan, mau tunggu apa lagi,’’ kata Miseri, Jumat (20/8).

Baca Juga :  Soal Dua Anak Pasutri Positif Covid-19, Dua Kali Rapid Test Reaktif

Bangunan di GSI yang hendak dimanfaatkan sebagai rumah sakit darurat itu hingga kemarin masih kosong. Ruangan yang terdiri 12 kamar dengan kapasitas 72 bed sudah siap diisi perabot. Tampak sejumlah pekerja memasang kanopi di depan pintu utama. Rumput liar banyak tumbuh di halaman gedung. (mg7/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/