alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Di Hari Santri Usung Syiar Ponorogo Kota Santri

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Peringatan Hari Santri 2021 yang tepat jatuh hari ini (22/10) mengusung syiar. Itu penegasan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo Syaikhul Hadi. Tak keliru jika slogan yang diusung adalah Ponorogo Kota Santri. Secara umum, syiar memang diartikan tanda, simbol, atau slogan yang tampak dari ibadah yang dirayakan secara besar-besaran.

Kendati Hadi menegaskan bahwa perayaan Hari Santri tahun ini berlangsung sederhana lantaran pertimbangan pandemi Covid-19. Pun, santri selalu dikaitkan dengan keberadaan pondok pesantren (ponpes). Tak urung, pihaknya sengaja meng-update data bahwa ada 108 ponpes di Ponorogo yang terdaftar di Kemenag per hari ini bertepatan dengan Hari Santri. ‘’Pondok pesantren akan terus tumbuh dan bertambah,’’ kata Hadi, Jumat (22/10).

Baca Juga :  Izin Kampanye Pilkada Ponorogo Diperketat

Menurut dia, masih cukup banyak ponpes di Ponorogo yang belum terdaftar. Ponpes seyogianya mengurus persyaratan legal formal agar berhak mendapat sokongan fasilitas dari pemerintah. Kemenag saat ini mencatat ada 30 ribu santri yang mukim di ponpes. Bersamaan itu, sebanyak 50 ribu santri belajar di madrasah diniyah. ‘’Kalau ada intervensi dari pemerintah daerah yang menginginkan setiap lulusan sekolah dasar hafal Alquran juz ke-30 akan lebih bagus,’’ jelas Hadi. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Peringatan Hari Santri 2021 yang tepat jatuh hari ini (22/10) mengusung syiar. Itu penegasan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo Syaikhul Hadi. Tak keliru jika slogan yang diusung adalah Ponorogo Kota Santri. Secara umum, syiar memang diartikan tanda, simbol, atau slogan yang tampak dari ibadah yang dirayakan secara besar-besaran.

Kendati Hadi menegaskan bahwa perayaan Hari Santri tahun ini berlangsung sederhana lantaran pertimbangan pandemi Covid-19. Pun, santri selalu dikaitkan dengan keberadaan pondok pesantren (ponpes). Tak urung, pihaknya sengaja meng-update data bahwa ada 108 ponpes di Ponorogo yang terdaftar di Kemenag per hari ini bertepatan dengan Hari Santri. ‘’Pondok pesantren akan terus tumbuh dan bertambah,’’ kata Hadi, Jumat (22/10).

Baca Juga :  Gubernur Revisi Tata Tertib DPRD Ponorogo 2019-2024

Menurut dia, masih cukup banyak ponpes di Ponorogo yang belum terdaftar. Ponpes seyogianya mengurus persyaratan legal formal agar berhak mendapat sokongan fasilitas dari pemerintah. Kemenag saat ini mencatat ada 30 ribu santri yang mukim di ponpes. Bersamaan itu, sebanyak 50 ribu santri belajar di madrasah diniyah. ‘’Kalau ada intervensi dari pemerintah daerah yang menginginkan setiap lulusan sekolah dasar hafal Alquran juz ke-30 akan lebih bagus,’’ jelas Hadi. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/