23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Usulan Pemkab Ditolak, Uji Kompetensi Seleksi PPPK Ponorogo Tetap di Surabaya

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Keinginan pemkab menjadi tuan rumah seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga teknis tak dikabulkan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo sempat mengusulkan seleksi digelar di Gedung Sasana Praja. Namun, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memutuskan titik lokasi (tilok) itu bakal digelar di BKN Kanreg II Surabaya.

Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo mengungkapkan, kendati belum ada surat tertulis, pihaknya telah menerima alasan penentuan tilok secara lisan. Pertimbangannya, jumlah peserta di daerah kurang dari 600 orang. ‘’Akhirnya dijadikan satu di BKN Kanreg II Surabaya, hampir seluruh daerah di Jatim tesnya di sana,’’ katanya.

Pemkab menyodorkan Gedung Sasana Praja agar agar peserta tidak perlu jauh-jauh mengikuti tes. Pun, tempatnya dinilai representatif sebagai tilok. ‘’Karena jumlahnya kurang dari 600 mungkin ya, usulan kami ditolak. Akhirnya dijadikan satu,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Tren Remiten Turun Imbas Pandemi

Hanya peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dari hasil seleksi administrasi yang berhak mengikuti ujian kompetensi. Pengecualian, jika ada perubahan hasil dalam tahapan masa sanggah. Saat ini panitia seleksi daerah (panselda) tengah melakukan penelitian terhadap seluruh sanggahan yang masuk. ‘’Sehingga jumlah finalnya yang mengikuti tes (kompetensi, Red) itu ditambah dari hasil masa sanggah jika memang ada perubahan,’’ ujarnya.

Uji kompetensi dijadwalkan 10 Maret-3 April mendatang. Kendati belum diketahui secara pasti jadwal untuk peserta dari Ponorogo. Andi mengatakan, biasanya seluruh ketentuan teknis termasuk jadwal dan sesi bakal disampaikan ke panselda mendekati hari H. Selanjutnya informasi itu diteruskan ke peserta. ‘’Peserta dari Ponorogo masuk yang tanggal berapa kami belum tahu, nanti tergantung penjadwalan dari BKN,’’ terangnya. (kid/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Keinginan pemkab menjadi tuan rumah seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga teknis tak dikabulkan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo sempat mengusulkan seleksi digelar di Gedung Sasana Praja. Namun, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memutuskan titik lokasi (tilok) itu bakal digelar di BKN Kanreg II Surabaya.

Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo mengungkapkan, kendati belum ada surat tertulis, pihaknya telah menerima alasan penentuan tilok secara lisan. Pertimbangannya, jumlah peserta di daerah kurang dari 600 orang. ‘’Akhirnya dijadikan satu di BKN Kanreg II Surabaya, hampir seluruh daerah di Jatim tesnya di sana,’’ katanya.

Pemkab menyodorkan Gedung Sasana Praja agar agar peserta tidak perlu jauh-jauh mengikuti tes. Pun, tempatnya dinilai representatif sebagai tilok. ‘’Karena jumlahnya kurang dari 600 mungkin ya, usulan kami ditolak. Akhirnya dijadikan satu,’’ tegasnya.

Baca Juga :  365 Hari Begitu Berarti, Pembangunan Harus Berkelanjutan

Hanya peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dari hasil seleksi administrasi yang berhak mengikuti ujian kompetensi. Pengecualian, jika ada perubahan hasil dalam tahapan masa sanggah. Saat ini panitia seleksi daerah (panselda) tengah melakukan penelitian terhadap seluruh sanggahan yang masuk. ‘’Sehingga jumlah finalnya yang mengikuti tes (kompetensi, Red) itu ditambah dari hasil masa sanggah jika memang ada perubahan,’’ ujarnya.

Uji kompetensi dijadwalkan 10 Maret-3 April mendatang. Kendati belum diketahui secara pasti jadwal untuk peserta dari Ponorogo. Andi mengatakan, biasanya seluruh ketentuan teknis termasuk jadwal dan sesi bakal disampaikan ke panselda mendekati hari H. Selanjutnya informasi itu diteruskan ke peserta. ‘’Peserta dari Ponorogo masuk yang tanggal berapa kami belum tahu, nanti tergantung penjadwalan dari BKN,’’ terangnya. (kid/fin)

Most Read

Artikel Terbaru