alexametrics
23.6 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Pasangan di Ponorogo Nikah dengan Maskawin Satu Liter Minyak Goreng

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Langka tapi nyata adanya. Akad nikah antara Supandi dan Sumiarti, keduanya warga Desa Suru, Sooko, Ponorogo, memilih maskawin berupa satu liter minyak goreng merek Fortune. Supandi yang usianya sudah kepala enam berstatus duda. Demikian pula Sumiarti adalah janda berusia 54 tahun.

Mempelai laki-laki sempat keder juga kendati dulu pernah menjalani ijab kabul. Supandi harus mengulang lafal kabul tiga kali. Entah karena nervous (grogi) lantaran maskawinnya hanya berupa seliter minyak goreng yang harga di pasaran paling mahal Rp 25 ribu. ‘’Yang ketiga kalinya berhasil mengucapkan kabul dengan lengkap dan lancar. Dengan maskawin satu liter minyak goreng dibayar tunai. Sah,’’ kata Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sooko Meky Hasan Tachtarudin kemarin (22/2).

Baca Juga :  Dua Pelajar di Ponorogo Tewas Usai Adu Banteng dengan Truk

Meski sudah berumur, Supandi dan Sumiarti tergolong gaul lantaran memilih menikah pada tanggal cantik 22-2-2022. Tatkala Supandi sukses mengucapkan lafal kabul, keluarga langsung memberikan tepuk tangan layaknya suporter sepak bola. Meky sempat mengurai falsafah minyak goreng sebagai maskawin yang lumrahnya berupa perhiasan emas dan seperangkat alat salat. ‘’Minyak goreng yang sedang diburu karena langka itu dibutuhkan setiap rumah tangga,’’ urai Meky.

Pun, merek Fortune sengaja dipilih lantaran memiliki arti keberuntungan alias nasib baik. Supandi dan Sumiarti sudah pasti tidak ingin menduda atau menjanda kedua kalinya. Record perkawinan keduanya sama-sama berstatus duda dan janda karena cerai mati. ‘’Mudah-mudahan berkah dan dijauhkan dari bala,’’ ucap Meky. (kid/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Langka tapi nyata adanya. Akad nikah antara Supandi dan Sumiarti, keduanya warga Desa Suru, Sooko, Ponorogo, memilih maskawin berupa satu liter minyak goreng merek Fortune. Supandi yang usianya sudah kepala enam berstatus duda. Demikian pula Sumiarti adalah janda berusia 54 tahun.

Mempelai laki-laki sempat keder juga kendati dulu pernah menjalani ijab kabul. Supandi harus mengulang lafal kabul tiga kali. Entah karena nervous (grogi) lantaran maskawinnya hanya berupa seliter minyak goreng yang harga di pasaran paling mahal Rp 25 ribu. ‘’Yang ketiga kalinya berhasil mengucapkan kabul dengan lengkap dan lancar. Dengan maskawin satu liter minyak goreng dibayar tunai. Sah,’’ kata Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sooko Meky Hasan Tachtarudin kemarin (22/2).

Baca Juga :  Distributor Minyak Goreng Pilih Habiskan Stok Desember

Meski sudah berumur, Supandi dan Sumiarti tergolong gaul lantaran memilih menikah pada tanggal cantik 22-2-2022. Tatkala Supandi sukses mengucapkan lafal kabul, keluarga langsung memberikan tepuk tangan layaknya suporter sepak bola. Meky sempat mengurai falsafah minyak goreng sebagai maskawin yang lumrahnya berupa perhiasan emas dan seperangkat alat salat. ‘’Minyak goreng yang sedang diburu karena langka itu dibutuhkan setiap rumah tangga,’’ urai Meky.

Pun, merek Fortune sengaja dipilih lantaran memiliki arti keberuntungan alias nasib baik. Supandi dan Sumiarti sudah pasti tidak ingin menduda atau menjanda kedua kalinya. Record perkawinan keduanya sama-sama berstatus duda dan janda karena cerai mati. ‘’Mudah-mudahan berkah dan dijauhkan dari bala,’’ ucap Meky. (kid/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/