27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Tingkat Partisipasi Pilkades di Ponorogo Tinggi, Unik Konstestasi Pasutri

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Suami sukses punya istri hebat di belakangnya. Adagium itu berlaku dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di Ponorogo, kemarin. Keunikan fenomena the power of bojo dewe itu salah satunya tampak di Ronosentanan, Siman.

Di desa yang diisi kepala desa (cakades) pasangan suami istri (pasutri) itu, si istri meminta warga memilih suami yang menjadi rivalnya. Ajak itu disampaikan melalui banner yang terpasang di beberapa titik desa tersebut. ‘’Ajakan itu wajar karena memang pesaingnya suaminya sendiri,’’ kata Camat Siman Hadi Prayitno.

Selain Desa Manuk dan Siman ada dua desa lain di Kecamatan Siman yang menggelar pilkades. Yakni Desa Sekaran yang diisi dua kandidat terdiri dari ayah (incumbent) dan putranya. Serta Desa Ngabar diisi incumbent dan pendatang baru. ‘’Secara keseluruhan masing-masing desa empat TPS (tempat pemungutan suara),’’ ujarnya.

Hadi tidak menampik persaingan di Desa Ngabar dan Manuk cukup ketat. Pihaknya menegaskan panitia harus netral, profesional, serta mengerti tugas dan kewenangannya. Apalagi jumlah pemilih di Ngabar terbanyak mencapai 1.803 pemilih, sedangkan Desa Manuk 1.530 pemilih.

Baca Juga :  Nihil Pendaftar, Pilkades Tiga Desa di Madiun Terancam Gagal

Untuk Desa Ronosentanan 1.841 pemilih, Desa Sekaran 1.637 pemilih. ‘’Bagaimana aturan main dilakukan sebagaimana mestinya, zero kesalahan, yang paling utama itu karena permasalahan timbul dari dua hal ini,’’ ujarnya.

Polda Jatim turun gunung memastikan pilkades serentak di Ponorogo, Selasa (22/11). Salah satunya meninjau pilkades di Desa Manuk, Siman yang diisi tiga kandidat pendatang baru. ”Semua berjalan baik dan lancar,” kata Pamatwil Polda Jatim Kombespol Sodiq Pratomo.

Sodiq menyebut tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti pilkades kali ini cukup tinggi. Di Desa Manuk, 80 persen masyarakat menyalurkan hak pilihnya kendati waktunya belum sampai tengah hari. ‘’Partisipasi masyarakat lumayan baik,’’ tegasnya.

Pengamanan pilkades di-backup personil gabungan yang telah diterjunkan ke lokasi sehari sebelumnya. Setiap lokasi ditempatkan perwira pengendali untuk memastikan pengamanan berjalan lancar.

Kepolisian turut memantau kondisi terbaru di setiap desa melalui fasilitas zoom meeting di command center. ‘’Kondisi aktual di setiap tempat bisa kami ketahui,’’ ujarnya. (kid/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Suami sukses punya istri hebat di belakangnya. Adagium itu berlaku dalam pemilihan kepala desa (pilkades) di Ponorogo, kemarin. Keunikan fenomena the power of bojo dewe itu salah satunya tampak di Ronosentanan, Siman.

Di desa yang diisi kepala desa (cakades) pasangan suami istri (pasutri) itu, si istri meminta warga memilih suami yang menjadi rivalnya. Ajak itu disampaikan melalui banner yang terpasang di beberapa titik desa tersebut. ‘’Ajakan itu wajar karena memang pesaingnya suaminya sendiri,’’ kata Camat Siman Hadi Prayitno.

Selain Desa Manuk dan Siman ada dua desa lain di Kecamatan Siman yang menggelar pilkades. Yakni Desa Sekaran yang diisi dua kandidat terdiri dari ayah (incumbent) dan putranya. Serta Desa Ngabar diisi incumbent dan pendatang baru. ‘’Secara keseluruhan masing-masing desa empat TPS (tempat pemungutan suara),’’ ujarnya.

Hadi tidak menampik persaingan di Desa Ngabar dan Manuk cukup ketat. Pihaknya menegaskan panitia harus netral, profesional, serta mengerti tugas dan kewenangannya. Apalagi jumlah pemilih di Ngabar terbanyak mencapai 1.803 pemilih, sedangkan Desa Manuk 1.530 pemilih.

Baca Juga :  Pria 27 Tahun Ini Dikurung di Kamar Beton oleh Keluarganya

Untuk Desa Ronosentanan 1.841 pemilih, Desa Sekaran 1.637 pemilih. ‘’Bagaimana aturan main dilakukan sebagaimana mestinya, zero kesalahan, yang paling utama itu karena permasalahan timbul dari dua hal ini,’’ ujarnya.

Polda Jatim turun gunung memastikan pilkades serentak di Ponorogo, Selasa (22/11). Salah satunya meninjau pilkades di Desa Manuk, Siman yang diisi tiga kandidat pendatang baru. ”Semua berjalan baik dan lancar,” kata Pamatwil Polda Jatim Kombespol Sodiq Pratomo.

Sodiq menyebut tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti pilkades kali ini cukup tinggi. Di Desa Manuk, 80 persen masyarakat menyalurkan hak pilihnya kendati waktunya belum sampai tengah hari. ‘’Partisipasi masyarakat lumayan baik,’’ tegasnya.

Pengamanan pilkades di-backup personil gabungan yang telah diterjunkan ke lokasi sehari sebelumnya. Setiap lokasi ditempatkan perwira pengendali untuk memastikan pengamanan berjalan lancar.

Kepolisian turut memantau kondisi terbaru di setiap desa melalui fasilitas zoom meeting di command center. ‘’Kondisi aktual di setiap tempat bisa kami ketahui,’’ ujarnya. (kid/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/