alexametrics
23.1 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Calon Dirut RSUD dr Harjono Adalah Perempuan?

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Lebih mudah tampaknya bagi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memutuskan siapa nakhoda RSUD dr Harjono. Memilih antara orang dalam (ordal) atau orang luar? Direktur laki-laki atau perempuan? Pengumuman hasil seleksi terbuka tiga calon direktur RSUD dr Harjono memunculkan nama Yunus Mahatma, Siti Nurfaidah, dan Enggar Triadji Sambodo.

Siti Nurfaidah dan Enggar adalah ordal karena sama-sama pernah menjabat wakil direktur rumah sakit pelat merah itu. Pun, direktur RSUD dr Harjono selalu dijabat dokter laki-laki selama tujuh periode terakhir (1980-sekarang). Jika pilihan Sugiri jatuh ke Siti Nurfaidah, maka bakal mematahkan tradisi yang sudah berlangsung puluhan tahun itu. Namun, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono enggan berandai-andai. ‘’Penunjukan direktur RSUD yang berbentuk BLUD (badan layanan umum daerah) itu menjadi wewenang penuh bupati,’’ kata Sekda, Senin (24/1/2022).

Dia tidak menampik tradisi selama ini bahwa direktur RSUD dr Harjono selalu dijabat dokter laki-laki. Agus Pram –sapaan Agus Pramono– juga membenarkan bahwa dokter perempuan berhak memimpin rumah sakit milik daerah. Apalagi, Siti Nurfaidah bergelar magister manajemen rumah sakit (MMRS) dan kini menjabat wakil direktur medik RSUD dr Harjono. Dokter perempuan itu ranking dua peraih nilai tertinggi dalam seleksi terbuka di bawah Yunus Mahatma. ‘’Peraih nilai tertinggi memang belum dipastikan terpilih,’’ terang Agus Pram.

Baca Juga :  Geruduk Kantor DPRD, Aliansi Mahasiswa Ponorogo Suarakan Tujuh Tuntutan

Jam terbang Yunus Mahatma tak kalah tinggi karena tercatat pernah menjabat direktur RSUD Sayidiman, Magetan. Bahkan, dia berani mengajukan pensiun dini dari pegawai negeri sipil (PNS) sejak 31 Desember lalu. Agus Pram menegaskan, peluang Enggar juga belum tertutup meski perolehan nilai dari proses uji kelayakan dan kepatutan (UKK) serta wawancara berada di posisi terakhir. ‘’Semua masih punya harapan, pelantikan direktur RSUD berbarengan dengan sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama,’’ jelasnya.

Proses seleksi calon direktur RSUD dr Harjono lebih sederhana ketimbang lelang sembilan jabatan eselon II itu. Bupati langsung disodori tiga nama calon lengkap beserta perolehan nilai mereka. Panitia seleksi terbuka calon direktur RSUD diketuai Sekda. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Lebih mudah tampaknya bagi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memutuskan siapa nakhoda RSUD dr Harjono. Memilih antara orang dalam (ordal) atau orang luar? Direktur laki-laki atau perempuan? Pengumuman hasil seleksi terbuka tiga calon direktur RSUD dr Harjono memunculkan nama Yunus Mahatma, Siti Nurfaidah, dan Enggar Triadji Sambodo.

Siti Nurfaidah dan Enggar adalah ordal karena sama-sama pernah menjabat wakil direktur rumah sakit pelat merah itu. Pun, direktur RSUD dr Harjono selalu dijabat dokter laki-laki selama tujuh periode terakhir (1980-sekarang). Jika pilihan Sugiri jatuh ke Siti Nurfaidah, maka bakal mematahkan tradisi yang sudah berlangsung puluhan tahun itu. Namun, Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono enggan berandai-andai. ‘’Penunjukan direktur RSUD yang berbentuk BLUD (badan layanan umum daerah) itu menjadi wewenang penuh bupati,’’ kata Sekda, Senin (24/1/2022).

Dia tidak menampik tradisi selama ini bahwa direktur RSUD dr Harjono selalu dijabat dokter laki-laki. Agus Pram –sapaan Agus Pramono– juga membenarkan bahwa dokter perempuan berhak memimpin rumah sakit milik daerah. Apalagi, Siti Nurfaidah bergelar magister manajemen rumah sakit (MMRS) dan kini menjabat wakil direktur medik RSUD dr Harjono. Dokter perempuan itu ranking dua peraih nilai tertinggi dalam seleksi terbuka di bawah Yunus Mahatma. ‘’Peraih nilai tertinggi memang belum dipastikan terpilih,’’ terang Agus Pram.

Baca Juga :  Kang Giri Cari Cara Danai Face-Off Alun-Alun Ponorogo

Jam terbang Yunus Mahatma tak kalah tinggi karena tercatat pernah menjabat direktur RSUD Sayidiman, Magetan. Bahkan, dia berani mengajukan pensiun dini dari pegawai negeri sipil (PNS) sejak 31 Desember lalu. Agus Pram menegaskan, peluang Enggar juga belum tertutup meski perolehan nilai dari proses uji kelayakan dan kepatutan (UKK) serta wawancara berada di posisi terakhir. ‘’Semua masih punya harapan, pelantikan direktur RSUD berbarengan dengan sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama,’’ jelasnya.

Proses seleksi calon direktur RSUD dr Harjono lebih sederhana ketimbang lelang sembilan jabatan eselon II itu. Bupati langsung disodori tiga nama calon lengkap beserta perolehan nilai mereka. Panitia seleksi terbuka calon direktur RSUD diketuai Sekda. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/