alexametrics
24.2 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Capaian Vaksinasi Penuhi Syarat PPKM, Sekda: Ponorogo Layak Sandang Level 1

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Secara de facto Ponorogo sudah patut menyandang status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Meski secara de jure, Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 18/2022 baru menetapkan leveling kabupaten ini turun dari 3 ke 2.

Untuk menuju PPKM level 1, vaksinasi dosis dua minimal 50 persen dan lansia minimal 40 persen. Akumulasinya minimal 70 persen dan vaksinasi lansia minimal 60 persen. Syarat itu sejatinya telah terpenuhi per kemarin (23/3). Vaksinasi lansia tembus 65,13 persen atau 91.630 lansia untuk dosis pertama, dan 60,04 persen atau 84.477 lansia untuk dosis kedua.

Sementara total capaian vaksinasi dosis kedua tembus 74,83 persen atau 569.684 orang. Sedangkan dosis pertama mencapai 84,32 persen atau 641.965 orang. Itu artinya kabupaten ini bersiap menuju PPKM level 1. ‘’Kalau sudah resmi menyandang level 1, aktivitas ekonomi dan seni-budaya pasti dilonggarkan,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Kamis (24/3).

Baca Juga :  Reyog Ponorogo Ditanggap Empat Negara

Sekda meminta warga tak terlena. Protokol kesehatan (prokes) tetap dipatuhi mengingat masih ada kasus konfirmasi di Ponorogo. Merujuk data Pemprov Jatim, terdapat penambahan 18 kasus konfirmasi per Selasa (22/3). ‘’Prokes wajib dipatuhi dan vaksinasi terus digenjot agar level PPKM semakin turun,’’ imbaunya.

Pejabat asal Madiun itu berharap sebaran Covid-19 kian terkendali. Seiring berakhirnya PPKM level 2 pada 4 April mendatang, kabupaten ini lekas turun ke level 1. Sehingga umat muslim dapat menunaikan ibadah di bulan suci dengan maksimal tanpa ada lagi pembatasan ketat. ‘’Harapannya, event-event juga lekas digelar,’’ tutur Agus Pram. (kid/c1/fin/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Secara de facto Ponorogo sudah patut menyandang status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Meski secara de jure, Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 18/2022 baru menetapkan leveling kabupaten ini turun dari 3 ke 2.

Untuk menuju PPKM level 1, vaksinasi dosis dua minimal 50 persen dan lansia minimal 40 persen. Akumulasinya minimal 70 persen dan vaksinasi lansia minimal 60 persen. Syarat itu sejatinya telah terpenuhi per kemarin (23/3). Vaksinasi lansia tembus 65,13 persen atau 91.630 lansia untuk dosis pertama, dan 60,04 persen atau 84.477 lansia untuk dosis kedua.

Sementara total capaian vaksinasi dosis kedua tembus 74,83 persen atau 569.684 orang. Sedangkan dosis pertama mencapai 84,32 persen atau 641.965 orang. Itu artinya kabupaten ini bersiap menuju PPKM level 1. ‘’Kalau sudah resmi menyandang level 1, aktivitas ekonomi dan seni-budaya pasti dilonggarkan,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Kamis (24/3).

Baca Juga :  Awalnya Terbang Sendiri, Kini Saling Berbagi Informasi

Sekda meminta warga tak terlena. Protokol kesehatan (prokes) tetap dipatuhi mengingat masih ada kasus konfirmasi di Ponorogo. Merujuk data Pemprov Jatim, terdapat penambahan 18 kasus konfirmasi per Selasa (22/3). ‘’Prokes wajib dipatuhi dan vaksinasi terus digenjot agar level PPKM semakin turun,’’ imbaunya.

Pejabat asal Madiun itu berharap sebaran Covid-19 kian terkendali. Seiring berakhirnya PPKM level 2 pada 4 April mendatang, kabupaten ini lekas turun ke level 1. Sehingga umat muslim dapat menunaikan ibadah di bulan suci dengan maksimal tanpa ada lagi pembatasan ketat. ‘’Harapannya, event-event juga lekas digelar,’’ tutur Agus Pram. (kid/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/