alexametrics
27.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Tuntas Perbaikan Ruas Ponorogo-Pacitan

PONOROGO – Buruk muka ruas utama Ponorogo-Pacitan mulai disempurnakan. Penuntasan perbaikan ruas jalan nasional di Wates, Slahung akibat tanah retak itu tinggal 10 persen. Kendaraat berat yang sebelumnya dialihkan sekarang dapat melintasinya kembali. ‘’Kami pastikan dapat dilalui kembali,’’ kata Pengawas Lapangan Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Sartono.

Sartono memastikan, perbaikan yang telah dilakukan tidak asal-asalan. Ada kajian sebelum memoles jalan dengan kontur tanah gerak di km 227 tersebut. Amblesnya jalan di titik itu dikaji mendalam. ‘’Kami temukan formula untuk melakukan perbaikan,’’ tegasnya.

Teknik perbaikan, sebut Sartono, dengan menguruk permukaan jalan yang ambles menggunakan pasir batu (sirtu). Barulah diratakan menggunakan alat berat hingga mencapai tingkat kepadatan tertentu. Selanjutnya, permukaan jalan dilapisi aspal. Paket pekerjaannya juga mencakup pengaspalan bahu jalan dan pembenahan bronjong penahan tebing. Untuk pengaspalan permukaan jalan dan bronjong telah usai. Sementara pengaspalan bahu jalan ditargetkan selesai Sabtu (25/5). ‘’Perbaikan bronjong ini juga tak kalah penting,’’ sambungnya.

Baca Juga :  Jembatan Banjarsari 2 Melintir Gara-gara Lubang Baut

Perbaikan bronjong untuk membentengi dari longsoran tebing. Juga, meminimalisasi jalan ambles akibat tanah retak. Seluruh paket pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak Maret. ‘’Perbaikan kami kebut agar segera dilintasi saat mudik lebaran,’’ tuksnya.

Perbaikan ruas jalan sepanjang 200 meter itu menghabiskan anggaran Rp 2,8 miliar. Realisasi anggarannya dapat berubah menyesuaikan kebutuhan transportasi dua kabupaten yang sempat terhambat beberapa bulan terakhir. ‘’Namun pengendara harus tetap waspada ketika turun hujan. Tebingnya tetap rawan longsor,’’ ujarnya. (mg7/fin) 

PONOROGO – Buruk muka ruas utama Ponorogo-Pacitan mulai disempurnakan. Penuntasan perbaikan ruas jalan nasional di Wates, Slahung akibat tanah retak itu tinggal 10 persen. Kendaraat berat yang sebelumnya dialihkan sekarang dapat melintasinya kembali. ‘’Kami pastikan dapat dilalui kembali,’’ kata Pengawas Lapangan Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Sartono.

Sartono memastikan, perbaikan yang telah dilakukan tidak asal-asalan. Ada kajian sebelum memoles jalan dengan kontur tanah gerak di km 227 tersebut. Amblesnya jalan di titik itu dikaji mendalam. ‘’Kami temukan formula untuk melakukan perbaikan,’’ tegasnya.

Teknik perbaikan, sebut Sartono, dengan menguruk permukaan jalan yang ambles menggunakan pasir batu (sirtu). Barulah diratakan menggunakan alat berat hingga mencapai tingkat kepadatan tertentu. Selanjutnya, permukaan jalan dilapisi aspal. Paket pekerjaannya juga mencakup pengaspalan bahu jalan dan pembenahan bronjong penahan tebing. Untuk pengaspalan permukaan jalan dan bronjong telah usai. Sementara pengaspalan bahu jalan ditargetkan selesai Sabtu (25/5). ‘’Perbaikan bronjong ini juga tak kalah penting,’’ sambungnya.

Baca Juga :  Ansori Ditemukan Tak Bernyawa

Perbaikan bronjong untuk membentengi dari longsoran tebing. Juga, meminimalisasi jalan ambles akibat tanah retak. Seluruh paket pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak Maret. ‘’Perbaikan kami kebut agar segera dilintasi saat mudik lebaran,’’ tuksnya.

Perbaikan ruas jalan sepanjang 200 meter itu menghabiskan anggaran Rp 2,8 miliar. Realisasi anggarannya dapat berubah menyesuaikan kebutuhan transportasi dua kabupaten yang sempat terhambat beberapa bulan terakhir. ‘’Namun pengendara harus tetap waspada ketika turun hujan. Tebingnya tetap rawan longsor,’’ ujarnya. (mg7/fin) 

Most Read

Artikel Terbaru

/