27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Ternyata, Reog Ponorogo Tampil dalam KTT G20 di Bali

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-17 G20 yang diselenggarakan di Bali 15-16 November lalu menyisakan kesan mendalam bagi warga Ponorogo.

Reog dan bujang ganong yang menjadi kebanggaan warga kabupaten ini tampil memukau di hadapan para pemimpin dan delegasi Presidency G20 Indonesia. Kedua tarian itu dipadukan dengan tarian lain sebagai hiburan gala dinner.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan kebahagiaannya. Dia mengunggah video penampilan reog dan bujang ganong di akun instagram (Ig) pribadinya. “Joss frendd, Reog Ponorogo dan bujang ganong berhasil memukau para pemimpin dan delegasi KTT G20 di Bali,” tulis Kang Giri, sapaan bupati, dalam postingan di Ig-nya.

Baca Juga :  Raperda Pesantren Nyangkut di Gubernur

Penampilan kesenian asli Ponorogo itu bisa jadi mendekatkan impian Reog segera diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia. Mengingat kesenian ini punya nilai historis panjang. Baik itu tentang sejarah kabupaten ini, maupun kultur sosial masyarakat Ponorogo.

Karena itu, Kang Giri turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengenalkan reog dalam acara bergengsi itu. “Alhamdulillah, perhelatan Presidency Indonesia berjalan lancar, terima kasih Pak Presiden,” ujarnya. (kid/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-17 G20 yang diselenggarakan di Bali 15-16 November lalu menyisakan kesan mendalam bagi warga Ponorogo.

Reog dan bujang ganong yang menjadi kebanggaan warga kabupaten ini tampil memukau di hadapan para pemimpin dan delegasi Presidency G20 Indonesia. Kedua tarian itu dipadukan dengan tarian lain sebagai hiburan gala dinner.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan kebahagiaannya. Dia mengunggah video penampilan reog dan bujang ganong di akun instagram (Ig) pribadinya. “Joss frendd, Reog Ponorogo dan bujang ganong berhasil memukau para pemimpin dan delegasi KTT G20 di Bali,” tulis Kang Giri, sapaan bupati, dalam postingan di Ig-nya.

Baca Juga :  Menahun Tri Sakti Hendrianto Nguri-uri Kesenian Dongkrek

Penampilan kesenian asli Ponorogo itu bisa jadi mendekatkan impian Reog segera diakui Unesco sebagai warisan budaya dunia. Mengingat kesenian ini punya nilai historis panjang. Baik itu tentang sejarah kabupaten ini, maupun kultur sosial masyarakat Ponorogo.

Karena itu, Kang Giri turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengenalkan reog dalam acara bergengsi itu. “Alhamdulillah, perhelatan Presidency Indonesia berjalan lancar, terima kasih Pak Presiden,” ujarnya. (kid/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/