alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Polri Pantau Penggunaan Anggaran Covid-19 di Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Polri mendukung optimalisasi upaya penanggulangan pandemi virus korona di Ponorogo. Salah satunya, ikut memantau penggunaan anggaran yang dikelola satgas penanggulangan Covid-19. Diketahui, optimalisasi anggaran Covid-19 jadi atensi khusus pusat. ‘’Sesuai perintah Kapolri dan Mendagri, kami ikut melaksanakan pemantauan,’’ kata Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis Rabu (24/6).

Total belanja tidak terduga (BTT) untuk penanggulangan Covid-19 di Bumi Reyog Rp 95 miliar. Hingga medio Juni, sudah terserap sekitar Rp 22 miliar. Anggaran tersebut hasil realokasi dari sejumlah pos belanja lain yang dapat ditunda. Sejauh ini dimaksimalkan untuk pengadaan alat kesehatan dan berbagai hal lain terkait pencegahan dan penanggulangan wabah korona.

Baca Juga :  Bacakades Tetap Satu, Pilkades Mundur 2021

Azis menyampaikan, pihaknya diinstruksikan memantau anggaran penanggulangan Covid-19 di daerah. Hal yang sama juga ditegaskan kapolda dan gubernur Jatim. ‘’Dalam melaksanakan pemantauan, kami juga akan menerima laporan masyarakat,’’ ujarnya.

Azis mengingatkan jangan sampai terjadi penyelewengan penggunaan dana penanggulangan Covid-19. Setiap laporan maupun petunjuk akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Itu sebagai upaya mendukung optimalnya langkah pencegahan dan penanggulangan pandemi virus korona di daerah. ‘’Otomatis akan dilakukan penyelidikan. Untuk memastikan benar terjadi penyelewengan atau tidak,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Polri mendukung optimalisasi upaya penanggulangan pandemi virus korona di Ponorogo. Salah satunya, ikut memantau penggunaan anggaran yang dikelola satgas penanggulangan Covid-19. Diketahui, optimalisasi anggaran Covid-19 jadi atensi khusus pusat. ‘’Sesuai perintah Kapolri dan Mendagri, kami ikut melaksanakan pemantauan,’’ kata Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis Rabu (24/6).

Total belanja tidak terduga (BTT) untuk penanggulangan Covid-19 di Bumi Reyog Rp 95 miliar. Hingga medio Juni, sudah terserap sekitar Rp 22 miliar. Anggaran tersebut hasil realokasi dari sejumlah pos belanja lain yang dapat ditunda. Sejauh ini dimaksimalkan untuk pengadaan alat kesehatan dan berbagai hal lain terkait pencegahan dan penanggulangan wabah korona.

Baca Juga :  PDP Lansia Meninggal Dunia, Hasil Uji Swab Belum Keluar

Azis menyampaikan, pihaknya diinstruksikan memantau anggaran penanggulangan Covid-19 di daerah. Hal yang sama juga ditegaskan kapolda dan gubernur Jatim. ‘’Dalam melaksanakan pemantauan, kami juga akan menerima laporan masyarakat,’’ ujarnya.

Azis mengingatkan jangan sampai terjadi penyelewengan penggunaan dana penanggulangan Covid-19. Setiap laporan maupun petunjuk akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Itu sebagai upaya mendukung optimalnya langkah pencegahan dan penanggulangan pandemi virus korona di daerah. ‘’Otomatis akan dilakukan penyelidikan. Untuk memastikan benar terjadi penyelewengan atau tidak,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/