25.4 C
Madiun
Saturday, June 3, 2023

DAK Rp 8,09 M Kelewat Deadline, Perbaikan 13 Sekolah di Ponorogo Tak Terlaksana

 PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Dana alokasi khusus (DAK) untuk perbaikan 13 sekolah terancam hangus. Lantaran penyampaian dokumen syarat DAK telah kelewat deadline 21 Juli lalu. Total dana transfer pusat yang semestinya direalisasikan mencapai Rp 8,09 miliar. Hal itu dapat diketahui dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Ponorogo.

Dari total 13 sekolah, tujuh lembaga sebenarnya telah masuk lelang. Dengan total pagu anggaran Rp 3,135 miliar. Meliputi perbaikan gedung SDN 2 Maguwan (Sambit), SDN 2 Sukosari (Babadan), SMPN 1 Sambit, SMPN 2 Sambit, SMPN 1 Pulung, SMPN 3 Pulung, dan SMPN 1 Sukorejo.

Namun, lelang gagal lantaran nihil peserta yang lulus evaluasi penawaran. ‘’Sebenarnya (waktu itu) saya belum di sini, tapi coba saya cari data dan jelaskan,’’ kata Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Ponorogo Budi Darmawan, Kamis (25/8).

Menurut Budi, ketujuh tender paket pekerjaan itu sebenarnya dapat dinaikkan lelang kembali. Namun, urung dilakukan lantaran waktunya yang telah mepet deadline. Jika dipaksakan, anggarannya dikhawatirkan tidak dapat cair.

Apalagi seluruh perbaikan sekolah bersumber dari anggaran transfer dari pemerintah pusat. ‘’Kalau dinaikkan kembali sampai ketemu pemenangnya itu melampaui 21 Juli sehingga nggak berani tender, khawatir tidak terbayarkan, kan percuma,’’ ujarnya.

Sementara perbaikan untuk enam sekolah lainnya belum sampai tahap lelang. Di antaranya, perbaikan gedung SMPN 1 Sawoo, SMPN 2 Sawoo, SMPN 4 Sawoo, SMPN 3 Ponorogo, SMPN 1 Atap Jambon, dan SMPN 1 Kauman. Total pagu anggaran mencapai Rp 4,962 miliar. Lagi-lagi, ULP menerima usulan lelang dari dinas terkait mendekati deadline. ‘’Memang belum tender yang enam ini karena deadline sudah terlalu mepet,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Jabatan Kosong, 9 Kepala Dinas di Ponorogo Double Job

Sejatinya, pemerintah pusat telah memberi perpanjangan waktu hingga 31 Juli. Namun, Unit Layanan Pengadaan (ULP) baru mendapat informasi itu melalui surat resmi 24 Juli. ‘’Seandainya surat itu kami terima sejak awal, teman-teman berani melanjutkan proses tujuh tender gagal maupun enam tender yang belum naik ini,’’ tuturnya.

Adakah tender perbaikan sekolah yang terealisasi? Budi belum menghitung detail. Saat ini, pihaknya fokus pada pendataan tender perbaikan sekolah yang gagal maupun belum naik lelang. ‘’Ada yang sudah selesai lelang dan sudah diketahui pemenangnya. Tapi, di menu pemenang berkontrak masih kosong. Tadi sudah saya sampaikan informasi itu ke dinas terkait untuk segera mengisi e-kontrak,’’ ujarnya. (kid/c1/fin) 

DAK PENDIDIKAN TERANCAM HANGUS
–          Rp 8,09 miliar total anggaran
–          13 sekolah alokasi perbaikan
–          7 tender pekerjaan gagal
–          6 tender pekerjaan mepet deadline

13 SEKOLAH BATAL DIPERBAIKI TAHUN INI
–          SDN 2 Maguwan (Sambit)
–          SDN 2 Sukosari (Babadan)
–          SMPN 1 Sambit
–          SMPN 2 Sambit
–          SMPN 1 Pulung
–          SMPN 3 Pulung
–          SMPN 1 Sukorejo
–          SMPN 1 Sawoo
–          SMPN 2 Sawoo
–          SMPN 4 Sawoo
–          SMPN 3 Ponorogo
–          SMPN 1 Atap Jambon
–          SMPN 1 Kauman

TENGGAT WAKTU REALISASI DAK FISIK
–          21 Juli deadline awal
–          31 Juli deadline perpanjangan
–          24 Juli surat perpanjangan baru diterima ULP

 PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Dana alokasi khusus (DAK) untuk perbaikan 13 sekolah terancam hangus. Lantaran penyampaian dokumen syarat DAK telah kelewat deadline 21 Juli lalu. Total dana transfer pusat yang semestinya direalisasikan mencapai Rp 8,09 miliar. Hal itu dapat diketahui dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Ponorogo.

Dari total 13 sekolah, tujuh lembaga sebenarnya telah masuk lelang. Dengan total pagu anggaran Rp 3,135 miliar. Meliputi perbaikan gedung SDN 2 Maguwan (Sambit), SDN 2 Sukosari (Babadan), SMPN 1 Sambit, SMPN 2 Sambit, SMPN 1 Pulung, SMPN 3 Pulung, dan SMPN 1 Sukorejo.

Namun, lelang gagal lantaran nihil peserta yang lulus evaluasi penawaran. ‘’Sebenarnya (waktu itu) saya belum di sini, tapi coba saya cari data dan jelaskan,’’ kata Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Ponorogo Budi Darmawan, Kamis (25/8).

Menurut Budi, ketujuh tender paket pekerjaan itu sebenarnya dapat dinaikkan lelang kembali. Namun, urung dilakukan lantaran waktunya yang telah mepet deadline. Jika dipaksakan, anggarannya dikhawatirkan tidak dapat cair.

Apalagi seluruh perbaikan sekolah bersumber dari anggaran transfer dari pemerintah pusat. ‘’Kalau dinaikkan kembali sampai ketemu pemenangnya itu melampaui 21 Juli sehingga nggak berani tender, khawatir tidak terbayarkan, kan percuma,’’ ujarnya.

Sementara perbaikan untuk enam sekolah lainnya belum sampai tahap lelang. Di antaranya, perbaikan gedung SMPN 1 Sawoo, SMPN 2 Sawoo, SMPN 4 Sawoo, SMPN 3 Ponorogo, SMPN 1 Atap Jambon, dan SMPN 1 Kauman. Total pagu anggaran mencapai Rp 4,962 miliar. Lagi-lagi, ULP menerima usulan lelang dari dinas terkait mendekati deadline. ‘’Memang belum tender yang enam ini karena deadline sudah terlalu mepet,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Jangan Main Handphone saat Berkendara

Sejatinya, pemerintah pusat telah memberi perpanjangan waktu hingga 31 Juli. Namun, Unit Layanan Pengadaan (ULP) baru mendapat informasi itu melalui surat resmi 24 Juli. ‘’Seandainya surat itu kami terima sejak awal, teman-teman berani melanjutkan proses tujuh tender gagal maupun enam tender yang belum naik ini,’’ tuturnya.

Adakah tender perbaikan sekolah yang terealisasi? Budi belum menghitung detail. Saat ini, pihaknya fokus pada pendataan tender perbaikan sekolah yang gagal maupun belum naik lelang. ‘’Ada yang sudah selesai lelang dan sudah diketahui pemenangnya. Tapi, di menu pemenang berkontrak masih kosong. Tadi sudah saya sampaikan informasi itu ke dinas terkait untuk segera mengisi e-kontrak,’’ ujarnya. (kid/c1/fin) 

DAK PENDIDIKAN TERANCAM HANGUS
–          Rp 8,09 miliar total anggaran
–          13 sekolah alokasi perbaikan
–          7 tender pekerjaan gagal
–          6 tender pekerjaan mepet deadline

13 SEKOLAH BATAL DIPERBAIKI TAHUN INI
–          SDN 2 Maguwan (Sambit)
–          SDN 2 Sukosari (Babadan)
–          SMPN 1 Sambit
–          SMPN 2 Sambit
–          SMPN 1 Pulung
–          SMPN 3 Pulung
–          SMPN 1 Sukorejo
–          SMPN 1 Sawoo
–          SMPN 2 Sawoo
–          SMPN 4 Sawoo
–          SMPN 3 Ponorogo
–          SMPN 1 Atap Jambon
–          SMPN 1 Kauman

TENGGAT WAKTU REALISASI DAK FISIK
–          21 Juli deadline awal
–          31 Juli deadline perpanjangan
–          24 Juli surat perpanjangan baru diterima ULP

Terpopuler

Artikel Terbaru