27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

73 SDN di Ponorogo Minim Siswa, Dindik Bakal Lakukan Pemetaan Sekolah

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Perlu pemetaan rutin setiap tahunnya untuk mengidentifikasi sekolah yang kekurangan siswa. Itu menjadi pertimbangan dalam merumuskan penggabungan sekolah dan manajemen sumber daya manusia (SDM) guru maupun tenaga kependidikan.

Sebanyak 73 SDN dalam pantauan Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo. Sekolah itu termasuk dalam klasifikasi kategori minim siswa. Tahun ini, jumlah siswa di seluruh sekolah itu tak lebih dari angka 40 siswa. ‘’Sekolah tersebut akan terus kami pantau setiap tahunnya,’’ kata Kabid Pembinaan SD Dindik Ponorogo Edy Suprianto, Minggu (25/9).

Edy menyatakan, jumlah itu sebenarnya hanya 7,9 persen dari total 579 SD negeri dan swasta yang ada di kabupaten ini. Sementara, 506 SD sisanya memiliki lebih dari 60 siswa. Kendati demikian, pihaknya tidak ingin luput dalam pemantauan ke sekolah yang membutuhkan dukungan dan pengembangan inovasi. Sehingga persoalan kekurangan siswa diharapkan dapat teratasi. ‘’Sekolah yang di atas 60 siswa dipastikan masih dapat bertahan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pandemi, Job Model Tetap Mengalir

Merger sekolah sejatinya alternatif terakhir. Penggabungan sekolah itu tidak dapat dilakukan serta-merta. Dindik perlu melakukan pemetaan dan melihat grafik jumlah murid setiap tahunnya. ‘’Jika ada sekolah yang minim murid, tapi sekolah itu satu-satunya di daerah itu, tetap dipertahankan,’’ terangnya. (mg2/kid/c1/fin)

SD DI PONOROGO DALAM ANGKA
– 579 total SD negeri dan swasta
– 73 SDN memiliki siswa kurang dari 40
– 506 SD negeri dan swasta memiliki siswa lebih dari 60

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Perlu pemetaan rutin setiap tahunnya untuk mengidentifikasi sekolah yang kekurangan siswa. Itu menjadi pertimbangan dalam merumuskan penggabungan sekolah dan manajemen sumber daya manusia (SDM) guru maupun tenaga kependidikan.

Sebanyak 73 SDN dalam pantauan Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo. Sekolah itu termasuk dalam klasifikasi kategori minim siswa. Tahun ini, jumlah siswa di seluruh sekolah itu tak lebih dari angka 40 siswa. ‘’Sekolah tersebut akan terus kami pantau setiap tahunnya,’’ kata Kabid Pembinaan SD Dindik Ponorogo Edy Suprianto, Minggu (25/9).

Edy menyatakan, jumlah itu sebenarnya hanya 7,9 persen dari total 579 SD negeri dan swasta yang ada di kabupaten ini. Sementara, 506 SD sisanya memiliki lebih dari 60 siswa. Kendati demikian, pihaknya tidak ingin luput dalam pemantauan ke sekolah yang membutuhkan dukungan dan pengembangan inovasi. Sehingga persoalan kekurangan siswa diharapkan dapat teratasi. ‘’Sekolah yang di atas 60 siswa dipastikan masih dapat bertahan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  DBD Renggut Nyawa Anak 12 Tahun di Ponorogo

Merger sekolah sejatinya alternatif terakhir. Penggabungan sekolah itu tidak dapat dilakukan serta-merta. Dindik perlu melakukan pemetaan dan melihat grafik jumlah murid setiap tahunnya. ‘’Jika ada sekolah yang minim murid, tapi sekolah itu satu-satunya di daerah itu, tetap dipertahankan,’’ terangnya. (mg2/kid/c1/fin)

SD DI PONOROGO DALAM ANGKA
– 579 total SD negeri dan swasta
– 73 SDN memiliki siswa kurang dari 40
– 506 SD negeri dan swasta memiliki siswa lebih dari 60

Most Read

Artikel Terbaru

/