27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Bulog Ponorogo Jaga Stok Pangan Tiga Daerah

Jalankan Program KPSH, Bulog Sediakan Beras Murah Berkualitas

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Warga Kabupaten Ponorogo tak perlu khawatir soal ketersediaan kebutuhan pokok. Pasalnya, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) pastikan stok pangan di Bumi Reog aman. Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini telah menjalankan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).

Bahkan sejak awal tahun hingga minggu ketiga September ini, Bulog Kancab Ponorogo telah menambah stok beras di pasaran. ‘’Bulog menjamin kebutuhan beras terus tersedia di masyarakat,’’ ujar Pemimpin Cabang Perum Bulog Kancab Ponorogo Aan Sugiarto, Senin (26/9/2022)

Aan telah mengintruksikan seluruh karyawan Bulog untuk memastikan program KPSH dilakukan secara masif. Langkah ini penting untuk menghindari gejolak harga di tingkat konsumen. Program KPSH ini tidak hanya berlaku di Ponorogo, tapi juga wilayah kerja Bulog Kancab Ponorogo lainnya. Seperti Magetan dan Pacitan.

Baca Juga :  Ponorogo Sepuluh Besar Produsen Pangan Jatim

”Melalui program ini, kami menambah pasokan beras secara rutin di sejumlah titik, seperti pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK), dan sejumlah toko di lingkungan padat penduduk,” katanya.

BAHAN POKOK: Bulog mendistribusikan beras ke pedagang pasar untuk menjaga stabilitas pangan pasca kenaikan harga BBM. (ISTIMEWA)

Dia juga memastikan Bulog menggelar operasi pasar atau program KPSH sepanjang tahun. Langkah ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Program ini juga bagian dari upaya Bulog merealisasi Tiga Pilar Ketahanan Pangan. Yakni menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas. ”Beras KPSH memiliki kemasan menarik, berkualitas, dan harganya jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450,” terangnya.

Persoalan ketahanan stok beras di Bulog Kancab Ponorogo, saat ini lebih dari cukup untuk memenuhi rencana penyaluran beras di seluruh wilayah kerja. Bahkan Kancab Ponorogo terus memasok beras ke Bulog daerah lainnya. ‘’Seperti Kediri, Bondowoso, dan Nusa Tenggara Timur,’’ pungkasnya. (fac/aan/adv)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Warga Kabupaten Ponorogo tak perlu khawatir soal ketersediaan kebutuhan pokok. Pasalnya, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) pastikan stok pangan di Bumi Reog aman. Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini telah menjalankan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).

Bahkan sejak awal tahun hingga minggu ketiga September ini, Bulog Kancab Ponorogo telah menambah stok beras di pasaran. ‘’Bulog menjamin kebutuhan beras terus tersedia di masyarakat,’’ ujar Pemimpin Cabang Perum Bulog Kancab Ponorogo Aan Sugiarto, Senin (26/9/2022)

Aan telah mengintruksikan seluruh karyawan Bulog untuk memastikan program KPSH dilakukan secara masif. Langkah ini penting untuk menghindari gejolak harga di tingkat konsumen. Program KPSH ini tidak hanya berlaku di Ponorogo, tapi juga wilayah kerja Bulog Kancab Ponorogo lainnya. Seperti Magetan dan Pacitan.

Baca Juga :  Timbang Matang Calon Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo

”Melalui program ini, kami menambah pasokan beras secara rutin di sejumlah titik, seperti pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK), dan sejumlah toko di lingkungan padat penduduk,” katanya.

BAHAN POKOK: Bulog mendistribusikan beras ke pedagang pasar untuk menjaga stabilitas pangan pasca kenaikan harga BBM. (ISTIMEWA)

Dia juga memastikan Bulog menggelar operasi pasar atau program KPSH sepanjang tahun. Langkah ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. Program ini juga bagian dari upaya Bulog merealisasi Tiga Pilar Ketahanan Pangan. Yakni menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas. ”Beras KPSH memiliki kemasan menarik, berkualitas, dan harganya jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450,” terangnya.

Persoalan ketahanan stok beras di Bulog Kancab Ponorogo, saat ini lebih dari cukup untuk memenuhi rencana penyaluran beras di seluruh wilayah kerja. Bahkan Kancab Ponorogo terus memasok beras ke Bulog daerah lainnya. ‘’Seperti Kediri, Bondowoso, dan Nusa Tenggara Timur,’’ pungkasnya. (fac/aan/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/