alexametrics
21.8 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

ODGJ Rusak Rumah-Mobil, Babak Belur Dihakimi Massa

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memerlukan atensi khusus agar kejadian di Jalan Thamrin, Bangunsari, Ponorogo, dini hari Jumat (25/10) tidak terulang. Muhammad Magfur yang tidak sehat akalnya merusak rumah dan kendaraan warga setempat. Malangnya, warga Desa Gandu Kepuh, Sukorejo, itu babak belur dimassa. ‘’Informasi dari keluarga mengalami gangguan jiwa,’’ kata Kapolsek Ponorogo AKP Haryo Kusbintoro.

Warga Jalan Thamrin yang sedang terlelap dibangunkan suara keributan dari arah luar. Terdengar kaca jendela pecah akibat lemparan benda keras. Pun sejumlah warga di poskamling mendapati seorang laki-laki berkaus putih merusak lampu jalan dan mobil terparkir. ‘’Warga yang menangkap dan sempat main hakim,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pertamina-Balai Pustaka Bantu Perpustakaan Digital di Surabaya dan Jombang

Haryo menerangkan, pemuda itu sudah babak belur ketika anak buahnya mendatangi lokasi. Darah mengalir di pelipis dan tangan. Kaus dipenuhi bercak darah. Magfur dibawa ke RSU Aisyiyah untuk mendapat perawatan. ‘’Kemudian dibawa pulang oleh keluarganya,’’ imbuh kapolsek.

Keluarga Magfur tidak menuntut warga atas aksi main hakim tersebut. Persoalan diselesaikan mediasi dengan mengetahui kepala desa setempat. Haryo berharap, masyarakat yang memiliki kerabat ODGJ bisa lebih menjaga dan memperhatikan. ‘’Kasus perusakan gugur demi hukum. Kami berharap tidak terjadi lagi insiden seperti ini,’’ ucapnya. (naz/c1/cor)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memerlukan atensi khusus agar kejadian di Jalan Thamrin, Bangunsari, Ponorogo, dini hari Jumat (25/10) tidak terulang. Muhammad Magfur yang tidak sehat akalnya merusak rumah dan kendaraan warga setempat. Malangnya, warga Desa Gandu Kepuh, Sukorejo, itu babak belur dimassa. ‘’Informasi dari keluarga mengalami gangguan jiwa,’’ kata Kapolsek Ponorogo AKP Haryo Kusbintoro.

Warga Jalan Thamrin yang sedang terlelap dibangunkan suara keributan dari arah luar. Terdengar kaca jendela pecah akibat lemparan benda keras. Pun sejumlah warga di poskamling mendapati seorang laki-laki berkaus putih merusak lampu jalan dan mobil terparkir. ‘’Warga yang menangkap dan sempat main hakim,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Resmikan Satu Sumur Wakaf

Haryo menerangkan, pemuda itu sudah babak belur ketika anak buahnya mendatangi lokasi. Darah mengalir di pelipis dan tangan. Kaus dipenuhi bercak darah. Magfur dibawa ke RSU Aisyiyah untuk mendapat perawatan. ‘’Kemudian dibawa pulang oleh keluarganya,’’ imbuh kapolsek.

Keluarga Magfur tidak menuntut warga atas aksi main hakim tersebut. Persoalan diselesaikan mediasi dengan mengetahui kepala desa setempat. Haryo berharap, masyarakat yang memiliki kerabat ODGJ bisa lebih menjaga dan memperhatikan. ‘’Kasus perusakan gugur demi hukum. Kami berharap tidak terjadi lagi insiden seperti ini,’’ ucapnya. (naz/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/