alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Polri-TNI Pastikan Semua Gereja Aman

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Sigit Sugiharto turun langsung meninjau pengamanan Natal di sejumlah gereja Rabu (25/12). Bukan tidak percaya pada anggotanya. Melainkan untuk memastikan seluruh tempat peribadatan aman bagi umat Nasrani. Bahkan, satuan sabhara juga telah dikerahkan untuk menjamin gereja steril dari segala gangguan. ‘’Personel harus tetap waspada terhadap segala potensi tindak pidana,’’ kata Arief.

Sehari sebelumnya, Selasa (24/12), Arief dan Sigit juga meninjau pengamanan gereja. Personel gabungan yang berjaga selalu diinstruksikan waspada. Anggota pengamanan, kata dia, wajib siaga dan fokus selama Operasi Lilin Semeru 2019. ‘’Lakukan patroli pada jam-jam tertentu, terutama di tempat yang berpotensi rawan kriminalitas,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Nasdem Sementara Unggul, tapi Hasil Akhir Bisa Berubah

Arief juga mengimbau masyarakat proaktif dan ikut waspada. Terutama terhadap potensi tindak kriminal. Beberapa kejahatan konvensional rawan terjadi pada momen Natal dan tahun baru (Nataru). Misalnya, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas). Sekitar 400 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, hingga pemkab disiagakan. ‘’Ada dukungan dari ormas juga dalam membantu pengamanan,’’ jelasnya.

Kasat Sabhara Polres Ponorogo AKP Djoko Winarto mengatakan, sterilisasi gereja dilakukan menyeluruh. Menggunakan metal detector hingga mirror reflector. Seluruh sudut dicek. ‘’Mulai ruang utama, altar, sisi luar dan dalam, termasuk tempat sampah kami cek untuk menjamin gereja siap, aman, dan nyaman untuk beribadah masyarakat,’’ terangnya. (naz/c1/sat)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Sigit Sugiharto turun langsung meninjau pengamanan Natal di sejumlah gereja Rabu (25/12). Bukan tidak percaya pada anggotanya. Melainkan untuk memastikan seluruh tempat peribadatan aman bagi umat Nasrani. Bahkan, satuan sabhara juga telah dikerahkan untuk menjamin gereja steril dari segala gangguan. ‘’Personel harus tetap waspada terhadap segala potensi tindak pidana,’’ kata Arief.

Sehari sebelumnya, Selasa (24/12), Arief dan Sigit juga meninjau pengamanan gereja. Personel gabungan yang berjaga selalu diinstruksikan waspada. Anggota pengamanan, kata dia, wajib siaga dan fokus selama Operasi Lilin Semeru 2019. ‘’Lakukan patroli pada jam-jam tertentu, terutama di tempat yang berpotensi rawan kriminalitas,’’ ujarnya.

Baca Juga :  1.146 Pelamar CPNS Ponorogo Tidak Memenuhi Syarat

Arief juga mengimbau masyarakat proaktif dan ikut waspada. Terutama terhadap potensi tindak kriminal. Beberapa kejahatan konvensional rawan terjadi pada momen Natal dan tahun baru (Nataru). Misalnya, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian dengan kekerasan (curas). Sekitar 400 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, hingga pemkab disiagakan. ‘’Ada dukungan dari ormas juga dalam membantu pengamanan,’’ jelasnya.

Kasat Sabhara Polres Ponorogo AKP Djoko Winarto mengatakan, sterilisasi gereja dilakukan menyeluruh. Menggunakan metal detector hingga mirror reflector. Seluruh sudut dicek. ‘’Mulai ruang utama, altar, sisi luar dan dalam, termasuk tempat sampah kami cek untuk menjamin gereja siap, aman, dan nyaman untuk beribadah masyarakat,’’ terangnya. (naz/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/