alexametrics
29.9 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Perbaikan Ruas Ponorogo-Pacitan Semi Permanen

PONOROGO – Sanggupkah Ruas Jalan Ponorogo-Pacitan bersih dari sisa material perbaikan, hari ini (27/5). Saat ditinjau Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim Sabtu (25/5), tetumpukan batu masih terserak di kilometer 226,700-226,900. ‘’Saat ini tinggal pembersihan,’’ ujar Kepala DPU Bina Marga Jatim Gatot S. Hadi.

Target jalan bersih H-10 lebaran dari material jalan itu berlaku di seluruh jalur provinsi yang diperbaiki. Tak terkecuali jalur penghubung dua kabupaten di Slahung. ‘’Ada dua titik rawan jalur mudik. Salah satunya di ruas Ponorogo-Pacitan ini,’’ lanjutnya.

Gatot menjelaskan perbaikan ruas jalan ambles itu semi permanen. Sifatnya segera karena terdampak bencana. Perbaikannya pun menggunakan dana tanggap darurat sebesar Rp 2,8 miliar. Selama perbaikan, angkutan berat dialihkan jalur Wonogiri. ‘’Di jalan ini ada penurunan jalan yang mendesak diperbaiki,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Ngawi Bekukan Operasional King

Anggaran yang dialokasikan merupakan dana tanggap darurat diperkirakan sebesar Rp 2,8 milyar. Dana tersebut dapat dialokasikan usai rapat gabungan dengan pihak terkait. Hasilnya, harus diadakan perbaikan yang bersifat segera. ‘’Walaupun perbaikan telah mendekati seratus persen bukan berarti tugas kami selesai,’’ sambungnya.

Gatot memastikan adanya pekerjaan lanjutan. Sebelumnya pun bakal dilakukan kajian kembali untuk memetakan kontur tanah, sumber air dan titik keretakan. Agar penanganan lanjutan tepat sasaran. Aspek kebencanaan menjadi perhatian serius. ‘’Karena jalur ini merupakan satu-satunya penghubung dua daerah,’’ tuturnya. (mg7/fin)

PONOROGO – Sanggupkah Ruas Jalan Ponorogo-Pacitan bersih dari sisa material perbaikan, hari ini (27/5). Saat ditinjau Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim Sabtu (25/5), tetumpukan batu masih terserak di kilometer 226,700-226,900. ‘’Saat ini tinggal pembersihan,’’ ujar Kepala DPU Bina Marga Jatim Gatot S. Hadi.

Target jalan bersih H-10 lebaran dari material jalan itu berlaku di seluruh jalur provinsi yang diperbaiki. Tak terkecuali jalur penghubung dua kabupaten di Slahung. ‘’Ada dua titik rawan jalur mudik. Salah satunya di ruas Ponorogo-Pacitan ini,’’ lanjutnya.

Gatot menjelaskan perbaikan ruas jalan ambles itu semi permanen. Sifatnya segera karena terdampak bencana. Perbaikannya pun menggunakan dana tanggap darurat sebesar Rp 2,8 miliar. Selama perbaikan, angkutan berat dialihkan jalur Wonogiri. ‘’Di jalan ini ada penurunan jalan yang mendesak diperbaiki,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Diprotes Keras, Cabdindik Batalkan Perpanjangan Pendaftaran SMA Negeri

Anggaran yang dialokasikan merupakan dana tanggap darurat diperkirakan sebesar Rp 2,8 milyar. Dana tersebut dapat dialokasikan usai rapat gabungan dengan pihak terkait. Hasilnya, harus diadakan perbaikan yang bersifat segera. ‘’Walaupun perbaikan telah mendekati seratus persen bukan berarti tugas kami selesai,’’ sambungnya.

Gatot memastikan adanya pekerjaan lanjutan. Sebelumnya pun bakal dilakukan kajian kembali untuk memetakan kontur tanah, sumber air dan titik keretakan. Agar penanganan lanjutan tepat sasaran. Aspek kebencanaan menjadi perhatian serius. ‘’Karena jalur ini merupakan satu-satunya penghubung dua daerah,’’ tuturnya. (mg7/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/