alexametrics
22.4 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Pileg Tak Difasilitasi Lembar Braille

PONOROGO – Malang dirasakan para penyandang tunanetra. Rupanya, mereka tidak mendapat fasilitas maksimal dalam pemilu serentak tahun ini. Pasalnya, KPU hanya memfasilitasi surat suara braille untuk dua jenis pemilihan. Padahal, 17 April mendatang mereka harus mencoblos lima surat suara untuk lima pemilihan berbeda. ‘’Surat suara braille hanya untuk pilpres dan pemilihan DPD,’’ kata Komisioner Divisi Hukum KPU Teguh Wiyono kemarin (27/2).

Ada sebanyak 359 penyandang tunanetra yang telah masuk daftar pemilih tetap (DPT). Jumlah surat suara dipersiapkan sebanyak itu plus dua persen sebagai cadangan. Sayangnya, dari lima jenis pemilihan, hanya pilpres dan DPD yang berupa braille. Sisanya sama seperti surat suara umumnya. Terkait hal itu, Teguh menyebut bakal menyiapkan pendamping. ‘’Pendamping ini bertanggung jawab mendampingi, menjaga kerahasiaan, dan tidak boleh memengaruhi,’’ tegasnya.

Tidak hanya itu keluhan yang diterima Teguh dari para penyandang disabilitas. Kemarin saat KPU menggelar sosialisasi pemilu kepada pemilih berkebutuhan khusus, sejumlah keluhan mengemuka. Salah satunya, minimnya perhatian kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) seperti pada gelaran pemilu sebelumnya. ‘’Keluhan seputar perlakuan yang kurang mengenakkan akan kami tindak lanjuti. Dalam rekrutmen KPPS nanti, kami akan tekankan ulang bahwa penyandang disabilitas harus dilayani khusus,’’ klaim Teguh.

Baca Juga :  Konco Erick Thohir Berbagi Ratusan Takjil untuk Warga Ponorogo

Komisioner Divisi Data KPU Munajat mengklaim seluruh penyandang disabilitas di Bumi Reyog telah terfasilitasi seluruhnya dalam DPT. Jumlahnya mencapai 2.001 pemilih. Paling banyak tunagrahita sebanyak 754 pemilih, disusul tunawicara sebanyak 382 pemilih, serta tunanetra. Selain penyandang tunanetra, para penyandang disabilitas lainnya juga berhak didampingi saat menyalurkan hak memilihnya di bilik suara. ‘’Ada teknis tersendiri dalam mencoblos. Di TPS nanti, penyandang disabilitas berhak mendapat pendampingan,’’ tegasnya. (naz/c1/fin)

PONOROGO – Malang dirasakan para penyandang tunanetra. Rupanya, mereka tidak mendapat fasilitas maksimal dalam pemilu serentak tahun ini. Pasalnya, KPU hanya memfasilitasi surat suara braille untuk dua jenis pemilihan. Padahal, 17 April mendatang mereka harus mencoblos lima surat suara untuk lima pemilihan berbeda. ‘’Surat suara braille hanya untuk pilpres dan pemilihan DPD,’’ kata Komisioner Divisi Hukum KPU Teguh Wiyono kemarin (27/2).

Ada sebanyak 359 penyandang tunanetra yang telah masuk daftar pemilih tetap (DPT). Jumlah surat suara dipersiapkan sebanyak itu plus dua persen sebagai cadangan. Sayangnya, dari lima jenis pemilihan, hanya pilpres dan DPD yang berupa braille. Sisanya sama seperti surat suara umumnya. Terkait hal itu, Teguh menyebut bakal menyiapkan pendamping. ‘’Pendamping ini bertanggung jawab mendampingi, menjaga kerahasiaan, dan tidak boleh memengaruhi,’’ tegasnya.

Tidak hanya itu keluhan yang diterima Teguh dari para penyandang disabilitas. Kemarin saat KPU menggelar sosialisasi pemilu kepada pemilih berkebutuhan khusus, sejumlah keluhan mengemuka. Salah satunya, minimnya perhatian kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) seperti pada gelaran pemilu sebelumnya. ‘’Keluhan seputar perlakuan yang kurang mengenakkan akan kami tindak lanjuti. Dalam rekrutmen KPPS nanti, kami akan tekankan ulang bahwa penyandang disabilitas harus dilayani khusus,’’ klaim Teguh.

Baca Juga :  Dihantam Mobil Bak Terbuka, Balita Hilang Nyawa

Komisioner Divisi Data KPU Munajat mengklaim seluruh penyandang disabilitas di Bumi Reyog telah terfasilitasi seluruhnya dalam DPT. Jumlahnya mencapai 2.001 pemilih. Paling banyak tunagrahita sebanyak 754 pemilih, disusul tunawicara sebanyak 382 pemilih, serta tunanetra. Selain penyandang tunanetra, para penyandang disabilitas lainnya juga berhak didampingi saat menyalurkan hak memilihnya di bilik suara. ‘’Ada teknis tersendiri dalam mencoblos. Di TPS nanti, penyandang disabilitas berhak mendapat pendampingan,’’ tegasnya. (naz/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/