27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Lembur Pengecoran, Tata Pedestrian Jalan Urip Sumoharjo Ponorogo On Progress

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Segala urusan bisa dibicarakan secara baik-baik. Termasuk dalam tata pedestrian di Jalan Urip Sumoharjo (Ursum). Prinsipnya, pemkab menampung seluruh aspirasi warga. Sebagian menginginkan adanya tambahan volume pelandaian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo Jamus Kunto Purnomo memastikan sejauh ini nihil kendala di lapangan. Hanya ada beberapa permintaan agar menambah panjang pelandaian. Kendati sebelumnya telah disepakati saat rapat besar, usulan warga tetap ditampung. ‘’Ada beberapa permintaan pelandaian dan itu bisa dipenuhi. Cuma butuh komunikasi yang baik,’’ ujarnya, Rabu (28/9).

Secara umum, tata pedestrian Ursum berjalan progresif. Capaian pekerjaannya tembus 15-16 persen. Surplus 10 persen dari yang ditargetkan. Kini, pekerja mulai memasang pipa high density polyethylene (HDPE). Pipa itu untuk jalur selongsong kabel yang bakal ditanam di bawah pedestrian.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Ponorogo Capai 338 Kilometer

Pipa HDPE berbahan polietilena sehingga memiliki kerapatan plastik di level tinggi. Bahan plastiknya yang non-toxic juga aman dari kebocoran. Berbeda dengan pipa besi yang cenderung mudah berkarat dan bocor. ‘’Pipa HDPE dipasang lebih dulu. Setelah itu, kabel yang selama ini tergantung di atas dimasukkan ke situ,’’ urainya.

Pekerja saat ini juga tengah lembur pengecoran. Setelah rampung dapat diketahui mutu, volume, dan capaiannya. Sekaligus mengecek kekuatan dan kualitas beton. ‘’Mutu, volume, dan capaiannya nanti kami hitung setelah pengecoran selesai,’’ terang Jamus.

Tahapan pekerjaan yang membutuhkan waktu paling lama yakni finishing. Mulai pemasangan granit, pengecatan, hingga pemasangan kursi. Untuk desain ubin telah disesuaikan Permen PU 17/2014 yang mengisyaratkan permukaan pedestrian harus kuat, kokoh, stabil, dan tahan cuaca. ‘’Pemasangan granit tidak bisa buru-buru,’’ tegasnya. (kid/c1/fin) 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Segala urusan bisa dibicarakan secara baik-baik. Termasuk dalam tata pedestrian di Jalan Urip Sumoharjo (Ursum). Prinsipnya, pemkab menampung seluruh aspirasi warga. Sebagian menginginkan adanya tambahan volume pelandaian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo Jamus Kunto Purnomo memastikan sejauh ini nihil kendala di lapangan. Hanya ada beberapa permintaan agar menambah panjang pelandaian. Kendati sebelumnya telah disepakati saat rapat besar, usulan warga tetap ditampung. ‘’Ada beberapa permintaan pelandaian dan itu bisa dipenuhi. Cuma butuh komunikasi yang baik,’’ ujarnya, Rabu (28/9).

Secara umum, tata pedestrian Ursum berjalan progresif. Capaian pekerjaannya tembus 15-16 persen. Surplus 10 persen dari yang ditargetkan. Kini, pekerja mulai memasang pipa high density polyethylene (HDPE). Pipa itu untuk jalur selongsong kabel yang bakal ditanam di bawah pedestrian.

Baca Juga :  Pasien DBD di Ponorogo Tak Meningkat Signifikan

Pipa HDPE berbahan polietilena sehingga memiliki kerapatan plastik di level tinggi. Bahan plastiknya yang non-toxic juga aman dari kebocoran. Berbeda dengan pipa besi yang cenderung mudah berkarat dan bocor. ‘’Pipa HDPE dipasang lebih dulu. Setelah itu, kabel yang selama ini tergantung di atas dimasukkan ke situ,’’ urainya.

Pekerja saat ini juga tengah lembur pengecoran. Setelah rampung dapat diketahui mutu, volume, dan capaiannya. Sekaligus mengecek kekuatan dan kualitas beton. ‘’Mutu, volume, dan capaiannya nanti kami hitung setelah pengecoran selesai,’’ terang Jamus.

Tahapan pekerjaan yang membutuhkan waktu paling lama yakni finishing. Mulai pemasangan granit, pengecatan, hingga pemasangan kursi. Untuk desain ubin telah disesuaikan Permen PU 17/2014 yang mengisyaratkan permukaan pedestrian harus kuat, kokoh, stabil, dan tahan cuaca. ‘’Pemasangan granit tidak bisa buru-buru,’’ tegasnya. (kid/c1/fin) 

Most Read

Artikel Terbaru

/