alexametrics
30.2 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Kasus Covid-19 di Ponorogo Melandai, tapi Belum Tamat

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Covid-19 belum hilang benar. Masih ada seorang pasien terkonfirmasi positif terpapar coronavirus yang opname di RSU Darmayu. Tiga pasien lainnya –dua menghuni ruang intensive care unit (ICU) RSU Aisyiyah dan seorang di ICU RSU Darmayu– berstatus abu-abu. Mereka masih harus menunggu hasil swab polymerase chain reaction (PCR) karena mengidap gejala yang mengarah terpapar virus korona. ‘’Kasus Covid-19 di Ponorogo belum betul-betul nihil,’’ kata Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Haryono, Selasa (28/12).

Namun, dia memastikan tidak ada lagi pasien isolasi mandiri (isoman). Selain itu, belum ada tanda-tanda lonjakan kasus Covid-19 dampak meningkatnya mobilitas penduduk bersamaan Natal dan tahun baru (Nataru). Pun, dinkes siaga selama dua pekan di pengujung 2021 dan awal 2022. ‘’Kami tetap menyiapkan ruang isolasi di rumah sakit, selter, maupun rumah sakit lapangan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Emil Selidiki Penyebab Banjir

Haryono menyampaikan, selter yang menempati salah satu bangunan di Gedung Sentra Industri (GSI) Jalan Trunojoyo sudah tak berpenghuni selama sebulan terakhir. Pasien terakhir keluar akhir November lalu. Sedangkan, rumah sakit lapangan dibiarkan kosong kendati sudah ada sejumlah alat kesehatan (alkes) siap pakai. Rumah sakit rujukan juga memilih tidak mengonversi ruangan khusus pasien Covid-19 untuk pasien umum. ‘’Mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi,’’ terangnya.

Bersamaan itu, Dinkes Ponorogo fokus mengejar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Capaian vaksinasi lansia kini sudah di angka 47 persen dan cakupan vaksinasi masyarakat umum 62 persen. Vaksinator bakal menyasar tempat keramaian, seperti pasar atau taman. Haryono berharap partisipasi sejumlah pihak untuk mengejar target vaksinasi itu. ‘’Perlu peran dari lintas sektor,’’ pungkasnya. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Covid-19 belum hilang benar. Masih ada seorang pasien terkonfirmasi positif terpapar coronavirus yang opname di RSU Darmayu. Tiga pasien lainnya –dua menghuni ruang intensive care unit (ICU) RSU Aisyiyah dan seorang di ICU RSU Darmayu– berstatus abu-abu. Mereka masih harus menunggu hasil swab polymerase chain reaction (PCR) karena mengidap gejala yang mengarah terpapar virus korona. ‘’Kasus Covid-19 di Ponorogo belum betul-betul nihil,’’ kata Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Haryono, Selasa (28/12).

Namun, dia memastikan tidak ada lagi pasien isolasi mandiri (isoman). Selain itu, belum ada tanda-tanda lonjakan kasus Covid-19 dampak meningkatnya mobilitas penduduk bersamaan Natal dan tahun baru (Nataru). Pun, dinkes siaga selama dua pekan di pengujung 2021 dan awal 2022. ‘’Kami tetap menyiapkan ruang isolasi di rumah sakit, selter, maupun rumah sakit lapangan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Sri Wahyuni Bagikan 10 Ribu Parsel Lebaran di Dapil VII Jatim

Haryono menyampaikan, selter yang menempati salah satu bangunan di Gedung Sentra Industri (GSI) Jalan Trunojoyo sudah tak berpenghuni selama sebulan terakhir. Pasien terakhir keluar akhir November lalu. Sedangkan, rumah sakit lapangan dibiarkan kosong kendati sudah ada sejumlah alat kesehatan (alkes) siap pakai. Rumah sakit rujukan juga memilih tidak mengonversi ruangan khusus pasien Covid-19 untuk pasien umum. ‘’Mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi,’’ terangnya.

Bersamaan itu, Dinkes Ponorogo fokus mengejar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Capaian vaksinasi lansia kini sudah di angka 47 persen dan cakupan vaksinasi masyarakat umum 62 persen. Vaksinator bakal menyasar tempat keramaian, seperti pasar atau taman. Haryono berharap partisipasi sejumlah pihak untuk mengejar target vaksinasi itu. ‘’Perlu peran dari lintas sektor,’’ pungkasnya. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/