alexametrics
22.4 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Pemkab Ponorogo Cari Investor Water Fountain untuk Telaga Ngebel

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Proyeksi pembangunan air terjun menari (water fountain) di Telaga Ngebel telah merampungkan feasibility study (FS). Kini, memasuki sounding market. Pada tahap ini pemkab bakal mengundang para investor yang akan menanamkan modalnya di akhir bulan ini.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi menyatakan, pengembangan water fountain butuh partisipasi dari investor. Terutama dari pengembangan infrastruktur. Mulai dari penginapan, relokasi PKL, penataan, hingga berbagai sarpras pendukung lainnya. ‘’Ini kami tawarkan ke investor agar bersedia menanamkan modalnya,’’ ujarnya, Minggu (29/5).

Terkait jumlah investor yang diundang, Judha menyebut tentatif. Dinas pengampu yang lebih mengetahui secara pasti. Kendati para investor dijadwalkan hadir 30 Mei mendatang. ‘’Agar sarpras memadai, karena itu butuh investor,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Umpo Nomor Wahid Se-Eks Karesidenan Madiun 

Tahapan selanjutnya memasuki detail engineering design (DED). Diperkirakan sebelum tiga bulan ke depan. Sehingga sebelum Agustus sudah dapat diketahui terkait pelaksanaan pembangunan air terjun menari tersebut. ‘’Berapa anggaran yang dibutuhkan, apakah cukup selesai tahun ini atau dilanjutkan tahun depan, semua itu baru diketahui setelah DED,’’ ujarnya.

Sesuai rencana awal, spot unggulan di Telaga Ngebel itu bakal dibangun bertahap. Dimulai tahun ini dengan sarpras pendukung. Pembangunan dilanjutkan tahun depan untuk infrastruktur. Estimasi anggarannya diperkirakan mencapai Rp 15 miliar. ‘’Ini benar-benar maraton agar pekerjaan segera selesai. Ending-nya mendongkrak pariwisata di Ponorogo,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Proyeksi pembangunan air terjun menari (water fountain) di Telaga Ngebel telah merampungkan feasibility study (FS). Kini, memasuki sounding market. Pada tahap ini pemkab bakal mengundang para investor yang akan menanamkan modalnya di akhir bulan ini.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi menyatakan, pengembangan water fountain butuh partisipasi dari investor. Terutama dari pengembangan infrastruktur. Mulai dari penginapan, relokasi PKL, penataan, hingga berbagai sarpras pendukung lainnya. ‘’Ini kami tawarkan ke investor agar bersedia menanamkan modalnya,’’ ujarnya, Minggu (29/5).

Terkait jumlah investor yang diundang, Judha menyebut tentatif. Dinas pengampu yang lebih mengetahui secara pasti. Kendati para investor dijadwalkan hadir 30 Mei mendatang. ‘’Agar sarpras memadai, karena itu butuh investor,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Bersepeda Pagi, Pegawai Negeri Ditabrak Lari

Tahapan selanjutnya memasuki detail engineering design (DED). Diperkirakan sebelum tiga bulan ke depan. Sehingga sebelum Agustus sudah dapat diketahui terkait pelaksanaan pembangunan air terjun menari tersebut. ‘’Berapa anggaran yang dibutuhkan, apakah cukup selesai tahun ini atau dilanjutkan tahun depan, semua itu baru diketahui setelah DED,’’ ujarnya.

Sesuai rencana awal, spot unggulan di Telaga Ngebel itu bakal dibangun bertahap. Dimulai tahun ini dengan sarpras pendukung. Pembangunan dilanjutkan tahun depan untuk infrastruktur. Estimasi anggarannya diperkirakan mencapai Rp 15 miliar. ‘’Ini benar-benar maraton agar pekerjaan segera selesai. Ending-nya mendongkrak pariwisata di Ponorogo,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/