alexametrics
22.4 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Ponorogo Berjuang Peroleh Predikat Jaringan Kota Kreatif Dunia

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tak ingin kepalang tanggung membawa nama kabupaten ini agar mendapat pengakuan dunia. Saat ini Ponorogo tengah berjuang memperoleh predikat Jaringan Kota Kreatif Dunia (UNESCO Creative Cities Network/UCCN).

Kang Giri, sapaan bupati, bakal mengawal lebih serius pengusulan ini. Seluruh data, naskah akademik, maupun persyaratan lainnya wajib dipersiapkan dengan serius. Kini, Ponorogo telah melewati tahapan penilaian awal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). ‘’Perjuangan ini kami kawal detail seperti reog. Mudahmudahan UCCN berhasil dicapai,’’ harapnya, Minggu (29/5).

Kemenparekraf telah menetapkan Ponorogo (Jawa Timur) dan Bitung (Sulawesi Utara) sebagai Jaringan Kota Kreatif Indonesia. Itu setelah lolos Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Total ada 18 kabupaten/kota yang mengikuti penilaian tersebut. ‘’Alhamdulillah, kita sudah lolos di tingkat nasional,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Terdesak Ekonomi, Teguh Bandari Judi

Ponorogo dinilai unggul dari sisi seni pertunjukan. Sementara Bitung dari segi kuliner. Selanjutnya, Kemenparekraf bakal mengusulkan ke UCCN melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penetapannya 2023 mendatang. ‘’Kota kreatif itu di tiap negara dapat dua dengan sisi yang berbeda. Kami ambil dari sisi seni pertunjukan,’’ terangnya.

Jika Ponorogo lolos UCCN, banyak keuntungan yang didapatkan. Salah satunya promosi besar-besaran ke berbagai negara yang masuk dalam jaringan kota kreatif dunia tersebut. ‘’Kami ingin masyarakat dapat merasakan langsung bagaimana efek positifnya nanti,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tak ingin kepalang tanggung membawa nama kabupaten ini agar mendapat pengakuan dunia. Saat ini Ponorogo tengah berjuang memperoleh predikat Jaringan Kota Kreatif Dunia (UNESCO Creative Cities Network/UCCN).

Kang Giri, sapaan bupati, bakal mengawal lebih serius pengusulan ini. Seluruh data, naskah akademik, maupun persyaratan lainnya wajib dipersiapkan dengan serius. Kini, Ponorogo telah melewati tahapan penilaian awal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). ‘’Perjuangan ini kami kawal detail seperti reog. Mudahmudahan UCCN berhasil dicapai,’’ harapnya, Minggu (29/5).

Kemenparekraf telah menetapkan Ponorogo (Jawa Timur) dan Bitung (Sulawesi Utara) sebagai Jaringan Kota Kreatif Indonesia. Itu setelah lolos Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). Total ada 18 kabupaten/kota yang mengikuti penilaian tersebut. ‘’Alhamdulillah, kita sudah lolos di tingkat nasional,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Ponorogo Terima Banyak Laporan Peternak Sapi Gejala Mirip PMK

Ponorogo dinilai unggul dari sisi seni pertunjukan. Sementara Bitung dari segi kuliner. Selanjutnya, Kemenparekraf bakal mengusulkan ke UCCN melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Penetapannya 2023 mendatang. ‘’Kota kreatif itu di tiap negara dapat dua dengan sisi yang berbeda. Kami ambil dari sisi seni pertunjukan,’’ terangnya.

Jika Ponorogo lolos UCCN, banyak keuntungan yang didapatkan. Salah satunya promosi besar-besaran ke berbagai negara yang masuk dalam jaringan kota kreatif dunia tersebut. ‘’Kami ingin masyarakat dapat merasakan langsung bagaimana efek positifnya nanti,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/