alexametrics
28.9 C
Madiun
Friday, July 1, 2022

Jalur Mudik Wilayah Selatan Aman, Tapi Jangan Ugal-ugalan

PONOROGO – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur memastikan seluruh perbaikan jalur provinsi rampung H-10 lebaran. Termasuk perbaikan di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan kilometer 226. Di Jawa Timur, titik tersebut dinyatakan rawan selain jalur Tosari-Kejayan menuju Bromo, Banyuwangi.

Kepala DPU Bina Marga Jatim Gatot S. Hadi menyebut penetapan rawan berdasarkan faktor alam. Sebab, ruas jalur di Wates, Slahung, itu rawan longsor dan tanah retak. Maret lalu, jalan ambles sekitar 1,5 meter lantaran longsor hingga menyebabkan tanah retak di lokasi. ‘’Perbaikannya sudah 100 persen. Sudah aman dilalui pemudik,’’ tegasnya.

Meski pekerjaan telah selesai, pengendara tetap diminta waspada. Tidak melaju terlalu kencang, apalagi ugal-ugalan. Terutama ketika hujan deras. Perbaikan penahan tebing diharapkan meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. ‘’Ada satu pekerjaan lagi di perbatasan Ponorogo-Pacitan,’’ ungkapnya.

Namun, perbaikan dan pelebaran jembatan di perbatasan Ponorogo-Pacitan dihentikan sementara. Pekerjaan di kilometer 227 itu dilanjutkan usai lebaran. Pihaknya memastikan seluruh material perbaikan tidak mengganggu kelancaran arus lalu-lintas. ‘’Kami tak ingin ada jalan berlubang lagi di jalur provinsi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Dua Dusun di Ngadirejo Terendam Banjir

Pantauan Radar Ponorogo, jalur provinsi sepanjang 40 kilometer sudah tergarap mulus. Mulai pintu masuk barat arah Wonogiri (Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri), dan Jalan Raya Ponorogo-Pacitan nihil kerusakan. Pun, ada kedai untuk rest area di sekitaran Hutan Biting, Badegan, dan empat SPBU. Mulai SPBU Badegan, Tambakbayan, Dengok, dan SPBU Slahung. ‘’Petugas gabungan kami siagakan mengurai crowded. Reserse, intelejen, dan sabhara mengantisipasi tindak kejahatan di jalur mudik,’’ kata Kapolres Ponorogo AKBP Radiant.

Pihaknya berharap pelayanan yang diberikan dapat memperlancar mudik. Pengendara juga diimbau tidak nekad melanjutkan perjalanan jika letih. ‘’Seluruh petugas telah siap membantu mengurai permasalahan dan mengamankan mudik lebaran,’’ tegasnya. (mg7/fin)

PONOROGO – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur memastikan seluruh perbaikan jalur provinsi rampung H-10 lebaran. Termasuk perbaikan di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan kilometer 226. Di Jawa Timur, titik tersebut dinyatakan rawan selain jalur Tosari-Kejayan menuju Bromo, Banyuwangi.

Kepala DPU Bina Marga Jatim Gatot S. Hadi menyebut penetapan rawan berdasarkan faktor alam. Sebab, ruas jalur di Wates, Slahung, itu rawan longsor dan tanah retak. Maret lalu, jalan ambles sekitar 1,5 meter lantaran longsor hingga menyebabkan tanah retak di lokasi. ‘’Perbaikannya sudah 100 persen. Sudah aman dilalui pemudik,’’ tegasnya.

Meski pekerjaan telah selesai, pengendara tetap diminta waspada. Tidak melaju terlalu kencang, apalagi ugal-ugalan. Terutama ketika hujan deras. Perbaikan penahan tebing diharapkan meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. ‘’Ada satu pekerjaan lagi di perbatasan Ponorogo-Pacitan,’’ ungkapnya.

Namun, perbaikan dan pelebaran jembatan di perbatasan Ponorogo-Pacitan dihentikan sementara. Pekerjaan di kilometer 227 itu dilanjutkan usai lebaran. Pihaknya memastikan seluruh material perbaikan tidak mengganggu kelancaran arus lalu-lintas. ‘’Kami tak ingin ada jalan berlubang lagi di jalur provinsi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Catatan Sejarah Pejuang Veteran Magetan

Pantauan Radar Ponorogo, jalur provinsi sepanjang 40 kilometer sudah tergarap mulus. Mulai pintu masuk barat arah Wonogiri (Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri), dan Jalan Raya Ponorogo-Pacitan nihil kerusakan. Pun, ada kedai untuk rest area di sekitaran Hutan Biting, Badegan, dan empat SPBU. Mulai SPBU Badegan, Tambakbayan, Dengok, dan SPBU Slahung. ‘’Petugas gabungan kami siagakan mengurai crowded. Reserse, intelejen, dan sabhara mengantisipasi tindak kejahatan di jalur mudik,’’ kata Kapolres Ponorogo AKBP Radiant.

Pihaknya berharap pelayanan yang diberikan dapat memperlancar mudik. Pengendara juga diimbau tidak nekad melanjutkan perjalanan jika letih. ‘’Seluruh petugas telah siap membantu mengurai permasalahan dan mengamankan mudik lebaran,’’ tegasnya. (mg7/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/