alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Tangani DBD, Pemkab Ponorogo Pinjam Insektisida Fogging dari Dinkes Jatim

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Ketika kasus demam berdarah dengue (DBD) melonjak, stok insektisida untuk bahan fogging di Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo menipis. Bupati Sugiri Sancoko langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinkes Jawa Timur Kohar Hari Santoso soal penyediaan racun kimiawi yang digunakan dalam teknik pengabutan nyamuk itu. ‘’Sementara kami pinjam dulu untuk jaga-jaga kalau perlu gerakan fogging,’’ kata Sugiri, Jumat (31/12).

Dia tidak menampik kasus DBD meningkat tajam di pengujung tahun ini. Tiga rumah sakit yang ada mencatat 180 pasien opname akibat terinfeksi virus dengue itu. Masih ada dua rumah sakit swasta di Ponorogo yang belum memberikan data. ‘’Saya sudah cek ke lapangan, memang ada lonjakan (kasus DBD) bulan ini,’’ terangnya.

Baca Juga :  Balap Liar di Ponorogo Masih Saja Merajalela

Menurut Sugiri, fogging bukan strategi yang utama dalam menghalau DBD. Pencegahan terbaiknya adalah dengan menjaga kebersihan dan menghilangkan jentik nyamuk. Fogging yang asal-asalan malah menimbulkan resistansi nyamuk terhadap insektisida. Bupati lebih menyarankan warganya menjaga kebersihan lingkungan. ‘’Upayakan pemberantasan sarang nyamuk, jangan sampai ada genangan air,’’ pintanya.

Sugiri tidak berharap kejadian luar biasa (KLB) DBD seperti dua tahun lalu terulang. Pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menekan persebaran virus dengue. ’Kita gerakkan PSN (pemberantasan sarang nyamuk, Red) serentak di Ponorogo,’’ tegasnya. (mg7/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Ketika kasus demam berdarah dengue (DBD) melonjak, stok insektisida untuk bahan fogging di Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo menipis. Bupati Sugiri Sancoko langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinkes Jawa Timur Kohar Hari Santoso soal penyediaan racun kimiawi yang digunakan dalam teknik pengabutan nyamuk itu. ‘’Sementara kami pinjam dulu untuk jaga-jaga kalau perlu gerakan fogging,’’ kata Sugiri, Jumat (31/12).

Dia tidak menampik kasus DBD meningkat tajam di pengujung tahun ini. Tiga rumah sakit yang ada mencatat 180 pasien opname akibat terinfeksi virus dengue itu. Masih ada dua rumah sakit swasta di Ponorogo yang belum memberikan data. ‘’Saya sudah cek ke lapangan, memang ada lonjakan (kasus DBD) bulan ini,’’ terangnya.

Baca Juga :  Tak Lagi Kumuh, Tembok Stadion Batoro Katong Dihias Mural

Menurut Sugiri, fogging bukan strategi yang utama dalam menghalau DBD. Pencegahan terbaiknya adalah dengan menjaga kebersihan dan menghilangkan jentik nyamuk. Fogging yang asal-asalan malah menimbulkan resistansi nyamuk terhadap insektisida. Bupati lebih menyarankan warganya menjaga kebersihan lingkungan. ‘’Upayakan pemberantasan sarang nyamuk, jangan sampai ada genangan air,’’ pintanya.

Sugiri tidak berharap kejadian luar biasa (KLB) DBD seperti dua tahun lalu terulang. Pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menekan persebaran virus dengue. ’Kita gerakkan PSN (pemberantasan sarang nyamuk, Red) serentak di Ponorogo,’’ tegasnya. (mg7/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/