Oleh: Ki Damar*
DEWI Drupadi adalah putri dari kerajaan Campala Radya, anak dari Prabu Drupada.
Suatu hari, Raden Gandamana mengadakan sayembara. Orang yang bisa mengalahkan dirinya maka akan dijodohkan dengan keponakannya ini.
Banyak satria dan raja yang kalah melawan Gandamana.
Sebab, Gandamana adalah murid Prabu Pandu sekaligus mantan patih di Astina.
Duryudana yang ingin menikahi Drupadi juga tak dapat mengalahkan Gandamana.
Lalu, datanglah lima laki-laki berbusana Brahmana. Mereka menyatakan keinginan untuk menikahi Drupadi.
Gandamana tak pernah lupa dengan anak dari sesembahannya, yaitu para Pandawa. Nah, kelima Brahmana tersebut sejatinya adalah Pandawa.
Sayangnya, meskipun kenal baik dan ingin menikahi Drupadi, Pandawa tetap harus mengalahkan Gandamana.
Bima menawarkan diri untuk melawan pamannya. Sebab, Puntadewa yang penyabar tentu tak bisa berperang.
Alhasil, karena mengingat Pandawa adalah muridnya dan dia adalah anak dari guru sekaligus rajanya, Gandamana akhirnya mengalah.
Ini merupakan bentuk balas budi Gandamana kepada ayah Pandawa. (naz)
*Penulis alumnus ISI Surakarta
Editor : Mizan Ahsani