Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

TOKOH WAYANG | Narasoma, Habisi Nyawa Mertua

Ki Damar • Rabu, 17 Juli 2024 | 02:45 WIB
Ilustrasi tokoh wayang Raden Narasoma (RADAR MADIUN)
Ilustrasi tokoh wayang Raden Narasoma (RADAR MADIUN)

SUATU hari, impian Dewi Pujawati untuk bertemu dengan Raden Narasoma terwujud berkat jasa-jasa ayahandanya, Begawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.

Mereka pun menjadi suami istri, dengan Raden Narasoma berganti nama menjadi Salya, dan Dewi Pujawati menjadi Setyawati.

Pada suatu saat, Raden Narasoma berkata kepada Dewi Pujawati.

"Duhai, dinda Pujawati, sampaikanlah kepada ayahanda Begawan Bagaspati, kanda mempunyai teka-teki," ujarnya.

"Jika kanda melihat ke arah Timur, terang tampaknya, tetapi sebaliknya gelap yang terlihat di sebelah Barat," lanjut Narasoma.

Dewi Pujawati menghadap ayahandanya dan menyampaikan pesan tersebut.

Begawan Bagaspati memerintahkan agar Raden Narasoma datang, dan dimulailah jawaban teka-teki tersebut.

"Raden, apa yang Raden kandung dalam hati, sebenarnya kami mengetahuinya. Kami memohon agar Raden berganti nama menjadi Salya, demikian pula Pujawati, kami beri nama Setyawati."

Begawan Bagaspati rela mati di tangan menantunya sendiri, Narasoma.

Sebab, Raden Narasoma merasa malu mengakui sang Begawan.

Sulit bagi Raden Narasoma untuk membunuh Bagawan Bagaspati, tetapi setelah melepas aji Candabirawa, akhirnya matilah Bagawan Bagaspati. (*/naz)

*Penulis alumnus ISI Surakarta

Editor : Mizan Ahsani
#narasoma #bagaspati #begawan #Tokoh #wayang