Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Mengenai Begawan Bagaspati sebagai Tokoh Wayang Berdarah Putih

Ki Damar • Sabtu, 3 Januari 2026 | 01:47 WIB
Tokoh wayang Begawan Bagaspati.
Tokoh wayang Begawan Bagaspati.

Tokoh wayang oleh Ki Damar*

DALAM pewayangan dikisahkan bahwa Bagawan Bagaspati adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana, dengan Dewi Anggini, keturunan Prabu Citragada, raja di kerajaan Magadha.

Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud ksatria tampan, tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi rakshasa. 

Pada lakon Lahirnya Gandamana, pada mulanya Bagaspati adalah seorang raja di Kerajaan Nusabelah.

Ketika menyerang negeri Pancala, Prabu Bagaspati dikalahkan oleh Prabu Mandrapati, raja negeri Mandaraka, yang saat itu tengah bertamu ke Pancala.

Setelah ditaklukkan, Bagaspati diminta untuk menjadi pertapa, dan kemudian ia menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dengan gelar Begawan Bagaspati.

Ia belakangan bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati, yang kelak menjadi besannya.

Bagaspati sangat sakti. Ia memiliki Ajian Candabirawa, sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri.

Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti, seorang hapsari atau bidadari, dan memiliki putri bernama Pujawati.

Bagaspati mempunyai watak sabar, ikhlas, percaya akan kekuasaan Tuhan, rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya.

Akhir riwayatnya diceritakan, karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya, Dewi Pujawati, Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma (Salya), menantunya sendiri.

Sebelum tewas, ia menyerahkan Aji Candabirawa kepada Narasoma.

Bila itu kita, sudikah kita mati di tangan menantu yang mana anak kita titipkan dan percayakan padanya?

Namun Bagaspati melakukan demi kecintaan terhadap keduanya demi kehidupan masa depan. (*/den)

*Penulis tokoh wayang alumnus ISI Surakarta

Editor : Deni Kurniawan
#Tokoh wayang #bagaspati #wayang