alexametrics
24.4 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Mendag Lakukan Pertemuan Khusus dengan Menteri Ekonomi ASEAN di Bali

BALI, Jawa Pos Radar Madiun – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menginisiasi pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Ministers (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022 di Bali. Pertemuan khusus ini dilakukan dalam rangka mempererat hubungan para Menteri Ekonomi ASEAN.

Pertemuan ini disebut pertemuan khusus karena tidak dijadwalkan sebelumnya dalam agenda resmi ASEAN. Selain itu, pertemuan ini diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja, melainkan inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

“Dan tentunya khusus karena pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19 dua setengah tahun silam,” kata Lutfi.

Mendag mengatakan, setidaknya ada tiga alasan strategis utama kenapa pihaknya berinisiatif mengundang para menteri ekonomi ASEAN menghadiri pertemuan khusus para menteri ekonomi ASEAN di Bali.

Menurutnya, yang pertama adalah kesuksesan ASEAN dalam KTT ASEAN–AS minggu lalu ketika Indonesia menjadi negara koordinator di Asia Tenggara. Keberhasilan KTT ASEAN–AS minggu lalu adalah momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.

Baca Juga :  Saatnya Industri Kreatif Bangkit

‘’Kondisi perekonomian dunia saat ini sangat rapuh dan tidak pasti. ASEAN justru beruntung mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Apalagi ASEAN sebagai satu komunitas adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,” tambah Mendag Lutfi.

KTT ASEAN–AS minggu lalu ditutup dengan pernyataan bersama bahwa kerja sama ASEAN AS akan ditingkatkan ke level kerja sama ekonomi yang komprehensif untuk ditandatangani pada pertemuan lanjutan di bulan November tahun ini.

Mendag Lutfi menyampaikan alasan kedua yang menjadikan AEM Special Meeting di Bali ini sangat penting. Menurut Mendag Lutfi, AEM Special Meeting di Bali akan memprioritaskan bagaimana sepuluh negara anggota ASEAN bisa lebih menyatu lagi dalam melindungi pertumbuhan ekonomi ASEAN, sambil meningkatkan integrasi dan kontribusi ASEAN terhadap perekonomian dunia. (*)

BALI, Jawa Pos Radar Madiun – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menginisiasi pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Ministers (AEM) Special Meeting pada 17–18 Mei 2022 di Bali. Pertemuan khusus ini dilakukan dalam rangka mempererat hubungan para Menteri Ekonomi ASEAN.

Pertemuan ini disebut pertemuan khusus karena tidak dijadwalkan sebelumnya dalam agenda resmi ASEAN. Selain itu, pertemuan ini diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja, melainkan inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

“Dan tentunya khusus karena pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19 dua setengah tahun silam,” kata Lutfi.

Mendag mengatakan, setidaknya ada tiga alasan strategis utama kenapa pihaknya berinisiatif mengundang para menteri ekonomi ASEAN menghadiri pertemuan khusus para menteri ekonomi ASEAN di Bali.

Menurutnya, yang pertama adalah kesuksesan ASEAN dalam KTT ASEAN–AS minggu lalu ketika Indonesia menjadi negara koordinator di Asia Tenggara. Keberhasilan KTT ASEAN–AS minggu lalu adalah momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.

Baca Juga :  Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp 1 Triliun dari BNI

‘’Kondisi perekonomian dunia saat ini sangat rapuh dan tidak pasti. ASEAN justru beruntung mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Apalagi ASEAN sebagai satu komunitas adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,” tambah Mendag Lutfi.

KTT ASEAN–AS minggu lalu ditutup dengan pernyataan bersama bahwa kerja sama ASEAN AS akan ditingkatkan ke level kerja sama ekonomi yang komprehensif untuk ditandatangani pada pertemuan lanjutan di bulan November tahun ini.

Mendag Lutfi menyampaikan alasan kedua yang menjadikan AEM Special Meeting di Bali ini sangat penting. Menurut Mendag Lutfi, AEM Special Meeting di Bali akan memprioritaskan bagaimana sepuluh negara anggota ASEAN bisa lebih menyatu lagi dalam melindungi pertumbuhan ekonomi ASEAN, sambil meningkatkan integrasi dan kontribusi ASEAN terhadap perekonomian dunia. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/