alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Blusukan ke Pasar Kosambi Bandung, Mendag Sebut Harga Migor Curah Sesuai HET

BANDUNG, Jawa Pos Radar Madiun – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan kembali blusukan ke pasar. Kali ini, dia mendatangi pedagang di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat untuk mengecek harga minyak goreng dan bahan-bahan pokok lain pada Kamis (23/6).

‘’Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu pasar di Kota Bandung ini, Pasar Kosambi, ini malah lebih, stoknya lebih. Artinya itu orang sudah nggak antre, mungkin membeli seperlunya karena barangnya tersedia, harganya stabil,’’ kata Zulkifli Hasan (Zulhas).

Dia menambahkan di Pasar Kosambi Bandung saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre minyak goreng. Karena harga minyak goreng curah di pasar tersebut sudah normal, yakni Rp 14.000/liter. ‘’Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya, tidak ada lagi, sudah aman. Jadi Rp 14.000/liter itu di sini, belum di tempat lain, sudah terjamin,’’ bebernya.

Mendag Zulhas mengungkapkan, kementerian perdagangan (kemendag) akan berkoordinasi dengan pelaku usaha minyak goreng untuk mengadakan minyak  goreng  curah kemasan sederhana dengan merek Minyak Kita.

Tujuannya agar masyarakat dapat membeli minyak goreng curah dalam kemasan sederhana di ritel modern dengan harga Rp 14.000/liter dengan lebih aman dan higienis. “Saya akan undang pengusaha-pengusaha, produsen minyak goreng, untuk  mengemas  minyak curah menjadi kemasan sederhana. Sehingga nanti masyarakat, ibu-ibu, kalau  dia belanja ke supermarket, ada minyak goreng yang harganya Rp 14.000/liter dengan merek Minyak Kita,” terang mendag.

Baca Juga :  Migor Curah Menghilang dari Pasaran, Kemasan Menumpuk

Dalam sidak  tersebut,  Zulhas  juga  melihat  dan  meninjausejumlah  harga  bahan-bahan pokok. ”Harga sembako stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan harga  cabai cenderung turun,” tegasnya.

Menurut dia, harga cabai merah keriting sebelumnya terpantau Rp 100.000/kg lebih, sekarang  sudah  turun  menjadi  Rp 80.000/kg. “Cabai rawit kemarin saya tanya di Pasar Cibubur Rp 120.000/kg sekarang sudah Rp 100.000/kg, jadi cenderung turun,” ujar Zulhas.

Berdasarkan pantauan, beras medium dijual dengan harga Rp 10.000/kg, beras   premium Rp 13.000/kg, gula pasir Rp 14.000/kg, tepung terigu Rp 10.000–11.000/kg, daging sapi Rp 150.000/kg, daging ayam Rp 37.000/kg, telur ayam Rp 30.000/kg, cabe merah keriting Rp 80.000/kg, cabe merah besar Rp 90.000/kg, cabe rawit merah Rp 100.000/kg, bawang merah Rp 60.000/kg, bawang putih honan Rp 30.000/kg, dan bawang putih kating Rp 40.000/kg. (her/*)

BANDUNG, Jawa Pos Radar Madiun – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan kembali blusukan ke pasar. Kali ini, dia mendatangi pedagang di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat untuk mengecek harga minyak goreng dan bahan-bahan pokok lain pada Kamis (23/6).

‘’Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu pasar di Kota Bandung ini, Pasar Kosambi, ini malah lebih, stoknya lebih. Artinya itu orang sudah nggak antre, mungkin membeli seperlunya karena barangnya tersedia, harganya stabil,’’ kata Zulkifli Hasan (Zulhas).

Dia menambahkan di Pasar Kosambi Bandung saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre minyak goreng. Karena harga minyak goreng curah di pasar tersebut sudah normal, yakni Rp 14.000/liter. ‘’Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya, tidak ada lagi, sudah aman. Jadi Rp 14.000/liter itu di sini, belum di tempat lain, sudah terjamin,’’ bebernya.

Mendag Zulhas mengungkapkan, kementerian perdagangan (kemendag) akan berkoordinasi dengan pelaku usaha minyak goreng untuk mengadakan minyak  goreng  curah kemasan sederhana dengan merek Minyak Kita.

Tujuannya agar masyarakat dapat membeli minyak goreng curah dalam kemasan sederhana di ritel modern dengan harga Rp 14.000/liter dengan lebih aman dan higienis. “Saya akan undang pengusaha-pengusaha, produsen minyak goreng, untuk  mengemas  minyak curah menjadi kemasan sederhana. Sehingga nanti masyarakat, ibu-ibu, kalau  dia belanja ke supermarket, ada minyak goreng yang harganya Rp 14.000/liter dengan merek Minyak Kita,” terang mendag.

Baca Juga :  Stabilkan Harga Minyak Goreng, Kemendag Berlakukan DMO dan DPO

Dalam sidak  tersebut,  Zulhas  juga  melihat  dan  meninjausejumlah  harga  bahan-bahan pokok. ”Harga sembako stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan harga  cabai cenderung turun,” tegasnya.

Menurut dia, harga cabai merah keriting sebelumnya terpantau Rp 100.000/kg lebih, sekarang  sudah  turun  menjadi  Rp 80.000/kg. “Cabai rawit kemarin saya tanya di Pasar Cibubur Rp 120.000/kg sekarang sudah Rp 100.000/kg, jadi cenderung turun,” ujar Zulhas.

Berdasarkan pantauan, beras medium dijual dengan harga Rp 10.000/kg, beras   premium Rp 13.000/kg, gula pasir Rp 14.000/kg, tepung terigu Rp 10.000–11.000/kg, daging sapi Rp 150.000/kg, daging ayam Rp 37.000/kg, telur ayam Rp 30.000/kg, cabe merah keriting Rp 80.000/kg, cabe merah besar Rp 90.000/kg, cabe rawit merah Rp 100.000/kg, bawang merah Rp 60.000/kg, bawang putih honan Rp 30.000/kg, dan bawang putih kating Rp 40.000/kg. (her/*)

Most Read

Artikel Terbaru

/