27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Pengembangan Program CSR, Pertamina Kembangkan Ekonomi Kreatif di Tuban

TUBAN – Upaya pengembangan program CSR, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Fuel Terminal Tuban kembangkan ekonomi kreatif di Tuban. Bertempat di Rumah Batik Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Pertamina menyelenggarakan kegiatan pelatihan terampil jahit pada Agustus lalu sebagai bentuk tindak lanjut program CSR Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Kegiatan pelatihan diberikan kepada puluhan perempuan di Desa Tasikharjo yang tergabung dalam Kelompok Sekar Tanjung Menjahit.

“Kami dari Pemerintah Desa Tasikharjo sangat mengapresiasi segala bentuk dukungan dan pendampingan yang telah dilakukan oleh Pertamina Fuel Terminal Tuban secara konsisten. Banyak sekali manfaat yang dirasakan oleh masyarakat terutama bagi kaum perempuan di Desa Tasikharjo. Sekarang Desa Tasikharjo memiliki banyak produk-produk unggulan yang dapat dibanggakan dan memberikan penambahan ekonomi bagi masyarakat. Semoga program-program pemberdayaan terus dikembangkan untuk kemajuan Desa”, ungkap Damuri, Kepala Desa Tasikharjo.

Program pengembangan ekonomi kreatif melalui pelatihan terampil menjahit ini berkolaborasi dengan berbagai stakeholder yang ada di Kabupaten Tuban. Mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan hingga perusahaan disekitar Desa Tasikharjo dan menggandeng Ibu Henim dari Hen’s Taylor dari Malaysia sebagai instruktur.

Pelatihan ini diisi dengan materi pembuatan pola-pola jahit, seperti pola jas, kemeja, dan juga celana. Ibu Henim selaku instruktur pelatihan turut membuat rapor bagi peserta agar progress pada tiap pertemuan untuk dijadikan masukan dan saran kedepannya. Peserta pelatihan pada akhir pertemuan diberikan sertifikat sebagai penanda bahwa telah mendapat pelatihan dari lembaga terpercaya.

Baca Juga :  Mendag Minta Distributor Migor Pasok Sesuai Harga yang Ditetapkan

“Masyarakat Desa Tasikharjo memiliki potensi luar biasa yang dapat dikembangkan agar dapat mendorong kesejahteraan bagi masyarakat Desa Tasikharjo secara luas. Pertamina Fuel Terminal Tuban berkomitmen untuk dapat mendampingi dan terus berinovasi dalam program pemberdayaan masyarakat Desa Tasikharjo sehingga tujuan mulia kita semua dapat tercapai”, terang Ibnu Choldun, Sr Spv HSSE Pertamina Fuel Terminal Tuban mewakili Fuel Terminal Manager Tuban.

Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani menjelaskan pelaksanaan program CSR Pertamina sejalan dengan penerapan Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs). Pertamina selalu berupaya seimbang dalam menjalankan bisnis perusahaan. Demi menjaga kesinambungan bisnis perusahaan, Pertamina juga berupaya mengembangkan program CSR terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Program pengembangan ekonomi kreatif di Desa Tasikharjo telah menciptakan banyak program unggulan di Desa Tasikharjo. Salah satunya Batik Sekar Tanjung yang sudah memasuki tahun kedua pembinaan program CSR Pertamina Fuel Terminal Tuban yang telah dikenal secara luas di Kabuapten Tuban, terdapat produk hidroponik sayur organik, berbagai minuman khasiat dari kebun toga serta aneka kreasi jahit seperti tas, bros, dan hiasan ruangan oleh kelompok Sekar Tanjung Menjahit. Dengan adanya pelatihan terampil jahit ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas kelompok jahit agar dapat menciptakan berbagai produk yang berkualitas dan mampu bersaing di pasaran,” beber Deden. (*)

TUBAN – Upaya pengembangan program CSR, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Fuel Terminal Tuban kembangkan ekonomi kreatif di Tuban. Bertempat di Rumah Batik Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Pertamina menyelenggarakan kegiatan pelatihan terampil jahit pada Agustus lalu sebagai bentuk tindak lanjut program CSR Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Kegiatan pelatihan diberikan kepada puluhan perempuan di Desa Tasikharjo yang tergabung dalam Kelompok Sekar Tanjung Menjahit.

“Kami dari Pemerintah Desa Tasikharjo sangat mengapresiasi segala bentuk dukungan dan pendampingan yang telah dilakukan oleh Pertamina Fuel Terminal Tuban secara konsisten. Banyak sekali manfaat yang dirasakan oleh masyarakat terutama bagi kaum perempuan di Desa Tasikharjo. Sekarang Desa Tasikharjo memiliki banyak produk-produk unggulan yang dapat dibanggakan dan memberikan penambahan ekonomi bagi masyarakat. Semoga program-program pemberdayaan terus dikembangkan untuk kemajuan Desa”, ungkap Damuri, Kepala Desa Tasikharjo.

Program pengembangan ekonomi kreatif melalui pelatihan terampil menjahit ini berkolaborasi dengan berbagai stakeholder yang ada di Kabupaten Tuban. Mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan hingga perusahaan disekitar Desa Tasikharjo dan menggandeng Ibu Henim dari Hen’s Taylor dari Malaysia sebagai instruktur.

Pelatihan ini diisi dengan materi pembuatan pola-pola jahit, seperti pola jas, kemeja, dan juga celana. Ibu Henim selaku instruktur pelatihan turut membuat rapor bagi peserta agar progress pada tiap pertemuan untuk dijadikan masukan dan saran kedepannya. Peserta pelatihan pada akhir pertemuan diberikan sertifikat sebagai penanda bahwa telah mendapat pelatihan dari lembaga terpercaya.

Baca Juga :  Oknum ASN di Ngawi Terlibat Kasus Penipuan Rekrutmen Pegawai Pertamina

“Masyarakat Desa Tasikharjo memiliki potensi luar biasa yang dapat dikembangkan agar dapat mendorong kesejahteraan bagi masyarakat Desa Tasikharjo secara luas. Pertamina Fuel Terminal Tuban berkomitmen untuk dapat mendampingi dan terus berinovasi dalam program pemberdayaan masyarakat Desa Tasikharjo sehingga tujuan mulia kita semua dapat tercapai”, terang Ibnu Choldun, Sr Spv HSSE Pertamina Fuel Terminal Tuban mewakili Fuel Terminal Manager Tuban.

Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani menjelaskan pelaksanaan program CSR Pertamina sejalan dengan penerapan Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs). Pertamina selalu berupaya seimbang dalam menjalankan bisnis perusahaan. Demi menjaga kesinambungan bisnis perusahaan, Pertamina juga berupaya mengembangkan program CSR terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Program pengembangan ekonomi kreatif di Desa Tasikharjo telah menciptakan banyak program unggulan di Desa Tasikharjo. Salah satunya Batik Sekar Tanjung yang sudah memasuki tahun kedua pembinaan program CSR Pertamina Fuel Terminal Tuban yang telah dikenal secara luas di Kabuapten Tuban, terdapat produk hidroponik sayur organik, berbagai minuman khasiat dari kebun toga serta aneka kreasi jahit seperti tas, bros, dan hiasan ruangan oleh kelompok Sekar Tanjung Menjahit. Dengan adanya pelatihan terampil jahit ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas kelompok jahit agar dapat menciptakan berbagai produk yang berkualitas dan mampu bersaing di pasaran,” beber Deden. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/