alexametrics
25.6 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Mendag Koordinasi dengan Pemda Pastikan Distribusi Minyak Goreng Lancar

LAMPUNG, Jawa Pos Radar Madiun – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lufti aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) di Indonesia untuk mengawal distribusi minyak dan bahan pokok lainnya agar berjalan dengan lancar. Lancarnya ditribusi bahan pokok diharapkan mampu menjaga stabilitas harga menjelang Puasa Ramadhan dan Idul Fitri.

Lutfi menekankan komunikasi intensif antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan pemda harus terjalin dan terus terjaga. Terutama untuk merespons cepat jika terjadi kendala distribusi minyak goreng.

Penegasan ini disampaikan Mendag Lutfi saat memimpin rapat koordinasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Lampung dan organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten/kota yang membidangi perdagangan se-Provinsi Lampung, Kamis (24/2) di Pendopo Gubernur Lampung. Turut hadir Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

‘’Kami ingin memastikan kelancaran pasokan minyak goreng dapat kita wujudkan bersama. Untuk itu koordinasi dengan dinas perdagangan di daerah sangat penting untuk memastikan upaya ini terlaksana dengan baik. Jika menemui kendala, dapat segera menghubungi Kementerian Perdagangan. Saya harapkan kerja samanya untuk memastikan minyak goreng tersedia bagi masyarakat,’’ kata Lutfi.

Baca Juga :  Mendag Lutfi Puji Inisiatif Penyelenggara Pameran Tenun Batak

Dalam rapat koordinasi tersebut, Lutfi meminta dinas-dinas perdagangan di daerah untuk melaporkan perkembangan pasokan di daerah mereka, termasuk jika ada kendala distribusi. Lutfi juga mengatakan bahwa kemendag siap menggelontorkan minyak goreng ke daerah yang kekurangan pasokan.

Sebelumnya, Mendag Lutfi sempat meninjau Pasar Pasir Gintung di Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Mendag memastikan distribusi minyak goreng berjalan cepat dan segera sampai di pasar-pasar di Provinsi Lampung. ‘’Saya memastikan distribusi akan cepat sampai di pasar, sehingga aktivitas masyarakat bisa berjqlan normal. Bukan hanya memenuhi kebutuhan di Bandar Lampung saja, tetapi juga di semua kabupaten dan kota di Provinsi Lampung,’’ tegasnya. (her/adv)

LAMPUNG, Jawa Pos Radar Madiun – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lufti aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) di Indonesia untuk mengawal distribusi minyak dan bahan pokok lainnya agar berjalan dengan lancar. Lancarnya ditribusi bahan pokok diharapkan mampu menjaga stabilitas harga menjelang Puasa Ramadhan dan Idul Fitri.

Lutfi menekankan komunikasi intensif antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan pemda harus terjalin dan terus terjaga. Terutama untuk merespons cepat jika terjadi kendala distribusi minyak goreng.

Penegasan ini disampaikan Mendag Lutfi saat memimpin rapat koordinasi dengan Dinas Perdagangan Provinsi Lampung dan organisasi perangkat daerah (OPD) kabupaten/kota yang membidangi perdagangan se-Provinsi Lampung, Kamis (24/2) di Pendopo Gubernur Lampung. Turut hadir Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

‘’Kami ingin memastikan kelancaran pasokan minyak goreng dapat kita wujudkan bersama. Untuk itu koordinasi dengan dinas perdagangan di daerah sangat penting untuk memastikan upaya ini terlaksana dengan baik. Jika menemui kendala, dapat segera menghubungi Kementerian Perdagangan. Saya harapkan kerja samanya untuk memastikan minyak goreng tersedia bagi masyarakat,’’ kata Lutfi.

Baca Juga :  Stok Minyak Goreng Awet di Pasar Tradisional

Dalam rapat koordinasi tersebut, Lutfi meminta dinas-dinas perdagangan di daerah untuk melaporkan perkembangan pasokan di daerah mereka, termasuk jika ada kendala distribusi. Lutfi juga mengatakan bahwa kemendag siap menggelontorkan minyak goreng ke daerah yang kekurangan pasokan.

Sebelumnya, Mendag Lutfi sempat meninjau Pasar Pasir Gintung di Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Mendag memastikan distribusi minyak goreng berjalan cepat dan segera sampai di pasar-pasar di Provinsi Lampung. ‘’Saya memastikan distribusi akan cepat sampai di pasar, sehingga aktivitas masyarakat bisa berjqlan normal. Bukan hanya memenuhi kebutuhan di Bandar Lampung saja, tetapi juga di semua kabupaten dan kota di Provinsi Lampung,’’ tegasnya. (her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/