alexametrics
24.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Beli Motor dengan Sekarung Uang Logam

PONOROGO – Ketelatenan Titin Sumiyati selama lima tahun mengumpulkan uang koin recehan berbuah manis. Dari hasil tabungan itu, warga Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, ini berhasil membeli sepeda motor matik keluaran terbaru. ‘’Awalnya tidak kepikiran buat beli sepeda motor,’’ kata Titin, Selasa (29/5).

Uang logam pecahan Rp 500 itu disisihkan Titin dari hasil berjualan tahu di pasar tradisional. Setelah lima tahun, koin terkumpul hingga puluhan toples. Setelah dihitung, jumlahnya mencapai Rp 9,8 juta. Akhirnya terlintas di benaknya untuk membeli motor. ‘’Soalnya di rumah cuma ada satu, jadi harus gantian dengan suami,’’ tuturnya.

Titin pun Senin lalu (28/5) menuju sebuah diler Honda di Ponorogo sambil membawa sekarung uang logam tabungannya untuk dibelikan Vario 150. Sampai di lokasi, pihak diler mengerahkan sejumlah karyawannya untuk menghitung ribuan duit recehan tersebut. ‘’Setiap pembelian konsumen kami layani. Mau pakai uang receh maupun kartu debit tidak masalah,’’ kata Faiz Agus Junaidi, manajer penjualan diler itu.

Baca Juga :  Pemerintah Sesuaikan Tarif Pungutan Ekspor CPO dan Turunannya

Dia menyebut baru kali ini ada konsumen yang membeli sepeda motor di dilernya menggunakan koin recehan. Pun pihaknya melayani Titin sebagaimana pembeli lainnya. ‘’Penting masih layak untuk transaksi. Perlakuan kami juga sama seperti konsumen lainnya,’’ ujar Faiz. (mg7/c1/isd)

PONOROGO – Ketelatenan Titin Sumiyati selama lima tahun mengumpulkan uang koin recehan berbuah manis. Dari hasil tabungan itu, warga Desa Polorejo, Kecamatan Babadan, ini berhasil membeli sepeda motor matik keluaran terbaru. ‘’Awalnya tidak kepikiran buat beli sepeda motor,’’ kata Titin, Selasa (29/5).

Uang logam pecahan Rp 500 itu disisihkan Titin dari hasil berjualan tahu di pasar tradisional. Setelah lima tahun, koin terkumpul hingga puluhan toples. Setelah dihitung, jumlahnya mencapai Rp 9,8 juta. Akhirnya terlintas di benaknya untuk membeli motor. ‘’Soalnya di rumah cuma ada satu, jadi harus gantian dengan suami,’’ tuturnya.

Titin pun Senin lalu (28/5) menuju sebuah diler Honda di Ponorogo sambil membawa sekarung uang logam tabungannya untuk dibelikan Vario 150. Sampai di lokasi, pihak diler mengerahkan sejumlah karyawannya untuk menghitung ribuan duit recehan tersebut. ‘’Setiap pembelian konsumen kami layani. Mau pakai uang receh maupun kartu debit tidak masalah,’’ kata Faiz Agus Junaidi, manajer penjualan diler itu.

Baca Juga :  Bangunan Ratusan Juta Tak Berguna, Program Perikanan Tujuh Tahun Silam Tinggal Kenangan

Dia menyebut baru kali ini ada konsumen yang membeli sepeda motor di dilernya menggunakan koin recehan. Pun pihaknya melayani Titin sebagaimana pembeli lainnya. ‘’Penting masih layak untuk transaksi. Perlakuan kami juga sama seperti konsumen lainnya,’’ ujar Faiz. (mg7/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/