Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

BRI Tanam 1.500 Karang di Kapoposang, Dukung Ekowisata dan Lawan Perubahan Iklim

Hengky Ristanto • Jumat, 16 Mei 2025 | 03:40 WIB
Penanaman 1.500 fragmen terumbu karang di bawah laut perairan Pulau Kapoposang, Sulawesi Selatan untuk mendukung ekowisata dan pencegahan perubahan iklim.
Penanaman 1.500 fragmen terumbu karang di bawah laut perairan Pulau Kapoposang, Sulawesi Selatan untuk mendukung ekowisata dan pencegahan perubahan iklim.

Jawa Pos Radar Madiun – Laut biru, karang cantik, dan biota laut yang kaya menjadikan Pulau Kapoposang di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, sebagai surga bawah laut.

Namun, keindahan ini tak lepas dari ancaman kerusakan. Untuk itu, masyarakat setempat bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) gencar melakukan konservasi lewat program BRI Menanam – Grow & Green: Coral Reef.

Sejumlah kelompok lokal terlibat aktif, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kelompok Rehabilitasi Karang Web Spider, hingga Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas).

Mereka tak hanya menjaga laut dari penangkapan ilegal menggunakan bom dan bius, tapi juga melindungi habitat penyu.

Abdul Rauf dari Pokdarwis mengungkapkan bahwa kelompoknya terbentuk pada 2024 dengan tujuan mengenalkan potensi wisata bahari Kapoposang sambil menjaga kelestarian alam.

“Sayangnya, pesona Kapoposang belum banyak dikenal. Kami ingin memperkenalkan pulau ini lebih luas sambil menjaganya dari kerusakan,” ujarnya.

Sementara itu, Umar, Ketua Kelompok Rehabilitasi Karang Web Spider, menuturkan kelompoknya berdiri sejak 2019 dan aktif memantau kondisi terumbu karang.

“Kami respon atas kerusakan akibat penangkapan tidak ramah lingkungan. Sekarang kami rutin monitoring di Taman Wisata Perairan Kapoposang,” ucapnya.

Komitmen pelestarian ini mendapat dukungan penuh dari BRI melalui program BRI Menanam – Grow & Green.

Program ini memberikan pelatihan, sertifikasi pemandu wisata selam berstandar BNSP, dan kegiatan konservasi terumbu karang.

Sebanyak 1.500 fragmen karang ditransplantasi menggunakan 100 unit reef star di area seluas 1.000 meter persegi.

Tak hanya itu, BRI juga memberikan peralatan selam lengkap, pelatihan Rescue Diver, EFR, dan CPR berstandar PADI kepada 10 peserta.

Serta melibatkan warga dalam edukasi penyelamatan penyu dan pelepasan tukik ke laut.

“Ini bagian dari komitmen BRI melawan perubahan iklim dan menjaga kelestarian laut. Harapannya, program ini juga mendorong ekonomi lokal,” tegas Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi.

Program yang digelar bersama Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia (Yekhali) ini merupakan satu dari empat titik nasional konservasi karang BRI.

Sejak 2023, lebih dari 5.448 fragmen karang telah ditanam di empat lokasi: Maratua (Kaltim), Karampuang (Sulbar), Gili Matra (NTB), dan Kapoposang (Sulsel), menggandeng 10 kelompok lokal. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#ekowisata #Grow and Green #Kapoposang #Transplantasi Karang #bri