Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Link Download Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Versi Bahasa Indonesia Gratis

W
Penulis: Wawan Isdarwanto❯
Aurelie Moeremans.
Aurelie Moeremans.

Jawa Pos Radar Madiun - Sosok Aurelie Moeremans tengah jadi sorotan.


Advertisement

Itu setelah dia merilis buku berjudul Broken Strings (link download gratis versi bahasa Indonesia di bawah).

Buku ini mencuri perhatian publik karena berisi pengalaman personal yang ditulis dengan bahasa emosional dan menyentuh.

Advertisement

Aurelie menegaskan bahwa buku itu berisi kisah nyata dalam hidupnya.

Di mana pada usia 15 tahun dia menjadi korban child grooming oleh seseorang yang usianya jauh lebih tua darinya.

Buku itu juga mengisahkan perjuangan Aurelie lepas dari toxic relationship dan memulihkan trauma masa lalu.

Aurelie Moeremans merupakan artis bertalenta dengan kemampuan di berbagai bidang.

Mulai dari modeling, seni peran, musik, hingga kepenulisan.

Dia lahir di Brussel, Belgia, 8 Agustus 1993, dari pasangan Jean-Marc Moeremans dan Sri Sunarti.

Masa kecilnya dihabiskan bersama keluarga di Belgia.

Menginjak remaja, Aurelie mengikuti ajang pencarian bakat yang akhirnya membuka jalan menuju industri hiburan Tanah Air.

Link Buku Broken Strings Versi Bahasa Indonesia:

(isd)

Advertisement

Artikel Terkait

Hari Wayang Nasional: Kala Lakon Bale Gala-Gala ISI Surakarta Sentil Sengkuni Pembakar Hutan

Hari Wayang Nasional: Kala Lakon Bale Gala-Gala ISI Surakarta Sentil Sengkuni Pembakar Hutan

Peringatan Hari Wayang Nasional 7 November tak sekadar seremonial. Lewat lakon Bale Gala-Gala, mahasiswa ISI Surakarta menyentil isu Karhutla dan keserakahan elit modern.

Lahirnya Sengkuni Modern: Saat Suara Rakyat Dianggap Kegaduhan

Lahirnya Sengkuni Modern: Saat Suara Rakyat Dianggap Kegaduhan

Refleksi budaya atas matinya suara rakyat di era modern. Kemunculan Sengkuni modern dan bangkitnya perlawanan Semar-Semar baru di jalanan.

Semar Gugat dan Petruk Dadi Ratu: Lakon Wayang Berisi Satir Tajam Wayang untuk Penguasa

Semar Gugat dan Petruk Dadi Ratu: Lakon Wayang Berisi Satir Tajam Wayang untuk Penguasa

Mengenal satire tajam di balik lakon Semar Gugat dan Petruk Dadi Ratu. Sebuah refleksi pewayangan tentang penguasa, tatanan kasta, dan jeritan rakyat bawah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer