Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

007 First Light Ubah Formula James Bond, Adu Jotos Kini Lebih Penting dari Tembakan

T
007 First Light mengusung pertarungan jarak dekat sebagai fokus utama. (blog.playstation.com)
007 First Light mengusung pertarungan jarak dekat sebagai fokus utama. (blog.playstation.com)

Advertisement

007 First Light Andalkan Adu Jotos, Developer Ungkap Inspirasi Combat dari Batman hingga Sifu

Jawa Pos Radar Madiun - James Bond identik dengan pistol, gadget canggih, dan aksi tembak-menembak yang spektakuler.

Namun, 007 First Light justru mengambil arah berbeda.

Advertisement

Alih-alih langsung menghabisi musuh dengan senjata api, game terbaru dari IO Interactive ini menempatkan pertarungan tangan kosong sebagai elemen utama pengalaman bermain.

Pendekatan tersebut bukan tanpa alasan.

Sebagai kisah asal-usul (origin story), pemain akan melihat Bond saat masih muda, jauh sebelum resmi menjadi agen 00.

Advertisement

Kondisi itu membuat sang karakter digambarkan lebih emosional, lebih impulsif, dan lebih sering mengandalkan tinju daripada peluru.

Bond Muda Dibentuk Lewat Pertarungan Non-Mematikan

Senior Combat Designer, Tom Marcham menjelaskan bahwa tim sejak awal ingin menghadirkan sosok Bond yang belum menjadi agen dingin seperti yang dikenal selama ini. 

"Our younger version of Bond hasn’t gone cold yet, so that leant us towards this idea that the game shouldn’t be where you walk into a room, see someone, and you shoot them in the back of the head."

Menurutnya, Bond tetap dikenal sebagai sosok yang bertindak langsung tanpa banyak basa-basi.

Namun alih-alih menyelesaikan masalah dengan membunuh, First Light lebih menonjolkan pertarungan tangan kosong yang bersifat non-lethal.

Advertisement

Artikel Terkait

Kolaborasi dengan Radar Madiun, Siswa MTsN 1 Ponorogo Dilatih Jadi Jurnalis Andal

Kolaborasi dengan Radar Madiun, Siswa MTsN 1 Ponorogo Dilatih Jadi Jurnalis Andal

Puluhan siswa MTsN 1 Ponorogo antusias mengikuti pelatihan dasar jurnalistik bersama pewarta Jawa Pos Radar Madiun untuk mengasah keterampilan menulis berita dan wawancara.

Tak Sekadar Jepret Gambar, Ekskul Jurnalistik MTsN 1 Ponorogo Kupas Tuntas Etika dan Teknik Foto

Tak Sekadar Jepret Gambar, Ekskul Jurnalistik MTsN 1 Ponorogo Kupas Tuntas Etika dan Teknik Foto

Puluhan siswa ekstrakurikuler jurnalistik MTsN 1 Ponorogo antusias mempelajari teknik dan etika dasar fotografi jurnalistik bersama pewarta Jawa Pos Radar Madiun.

Grand Final Festival Dai Cilik 2026 Lahirkan Calon Pendakwah Berkarakter Unggul, Ini Daftar Juaranya

Grand Final Festival Dai Cilik 2026 Lahirkan Calon Pendakwah Berkarakter Unggul, Ini Daftar Juaranya

Grand Final Festival Dai Cilik 2026 tuntas dihelat di Plaza Madiun, lahirkan juara terbaik tingkat SMP/MTs dari enam daerah se-Madiun Raya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer