Game Viral Meccha Chameleon Disusupi Malware, Developer Minta Pemain Hindari Map Workshop

Meccha Chameleon Diserang Malware Lewat Map Buatan Pemain, Developer Imbau Hindari Workshop Sementara
Jawa Pos Radar Madiun - Popularitas Meccha Chameleon di Steam mendadak diwarnai kabar buruk.
Di tengah melonjaknya jumlah pemain sejak dirilis pada Juni lalu, game multiplayer bergaya prop hunt itu justru menjadi sasaran penyebaran malware melalui map buatan komunitas.
Temuan tersebut memicu kekacauan, mulai dari munculnya map berbahaya hingga peretasan server Discord resmi game.
Developer kini meminta pemain untuk sementara waktu menghindari map buatan pengguna sembari memperkuat sistem keamanan game.
Malware Ditemukan di Map Workshop
Kasus ini pertama kali diungkap oleh seorang pemain bernama Feint. Ia mulai menyelidiki setelah temannya mengaku sempat melihat jendela Command Prompt muncul ketika mengunduh sebuah map dari Steam Workshop.
Dari hasil investigasinya, Feint menemukan bahwa map bernama Lazer Tag Zero mengandung malware dropper, yakni program yang bertugas mengunduh dan memasang malware lain ke komputer korban.
Versi lain dari temuan tersebut juga menyebut adanya map Workshop yang menulis file batch (.bat) ke folder Documents, kemudian menjalankan PowerShell untuk mengunduh malware dari server eksternal.
Tak lama setelah laporan tersebut dipublikasikan, map itu langsung dihapus dari Steam Workshop. Namun, masalah belum berhenti.
Muncul Map Berbahaya Lain dan Server Discord Diretas
Setelah map pertama dihapus, sejumlah map lain yang juga diduga mengandung malware mulai bermunculan.
Situasi semakin memburuk ketika server Discord resmi Meccha Chameleon ikut diretas.



