alexametrics
23.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Diandra Aurecillla Sukses Raih Juara II Festival Dai Cilik Ramadan 2022

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Jantung Diandra Aurecillla Safiqa Ramadhani seketika berdegup kencang. Itu terjadi saat dia hendak tampil menyampaikan materi dakwahnya di Festival Dai Cilik Ramadan (FDCR) 2022 yang digelar Jawa Pos Radar Madiun. Bukan tanpa sebab, itu pengalaman pertamanya mengikuti lomba dakwah.

Diandra mewakili madrasahnya, MI Islamiyah 2 Kota Madiun. Hari itu dia membawakan materi Nuzulul Quran. Yang istimewa, gadis cilik asal Desa Pucanganom, Kebonsari, Kabupaten Madiun, tersebut menggunakan empat bahasa dalam berdakwah. ‘’Bahasa Indonesia, Inggris, Arab, dan Jawa. Saat pakai bahasa Jawa dibawakan dengan cara nyinden,’’ ujarnya.

Meski sempat gugup, kalimat demi kalimat mampu disampaikan Diandra dengan lancar. Tekad dan usahanya pun akhirnya berbuah manis. Siswi kelas V itu berhasil menyabet juara II. ‘’Deg-degan saat mau tampil. Tapi, alhamdulillah bisa,’’ ucap sulung pasangan Hendra Prastyo dan Arista Wijayanti itu.

Baca Juga :  Damkar Butuh Garasi di Kota Madiun Utara

Di mata Masnuril Fitria, salah seorang guru pembimbingnya, Diandra ditunjuk mewakili MI Islamiyah 2 lantaran telah berpengalaman mengikuti lomba dengan sejumlah catatan prestasi. ‘’Diandra cepat memahami materi. Andai waktu persiapan lebih panjang, materi yang disampaikan tentu akan lebih bagus,’’ tuturnya.

Selain kerap mengikuti perlombaan, Diandra juga memiliki prestasi akademik mengesankan. Dari kelas I hingga V, gadis 11 tahun itu selalu mendapat ranking 1. ‘’Semoga prestasinya ke depan lebih baik lagi,’’ harapnya. *** (ggi/isd/c1)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Jantung Diandra Aurecillla Safiqa Ramadhani seketika berdegup kencang. Itu terjadi saat dia hendak tampil menyampaikan materi dakwahnya di Festival Dai Cilik Ramadan (FDCR) 2022 yang digelar Jawa Pos Radar Madiun. Bukan tanpa sebab, itu pengalaman pertamanya mengikuti lomba dakwah.

Diandra mewakili madrasahnya, MI Islamiyah 2 Kota Madiun. Hari itu dia membawakan materi Nuzulul Quran. Yang istimewa, gadis cilik asal Desa Pucanganom, Kebonsari, Kabupaten Madiun, tersebut menggunakan empat bahasa dalam berdakwah. ‘’Bahasa Indonesia, Inggris, Arab, dan Jawa. Saat pakai bahasa Jawa dibawakan dengan cara nyinden,’’ ujarnya.

Meski sempat gugup, kalimat demi kalimat mampu disampaikan Diandra dengan lancar. Tekad dan usahanya pun akhirnya berbuah manis. Siswi kelas V itu berhasil menyabet juara II. ‘’Deg-degan saat mau tampil. Tapi, alhamdulillah bisa,’’ ucap sulung pasangan Hendra Prastyo dan Arista Wijayanti itu.

Baca Juga :  Harga Daging Sapi Relatif Stabil

Di mata Masnuril Fitria, salah seorang guru pembimbingnya, Diandra ditunjuk mewakili MI Islamiyah 2 lantaran telah berpengalaman mengikuti lomba dengan sejumlah catatan prestasi. ‘’Diandra cepat memahami materi. Andai waktu persiapan lebih panjang, materi yang disampaikan tentu akan lebih bagus,’’ tuturnya.

Selain kerap mengikuti perlombaan, Diandra juga memiliki prestasi akademik mengesankan. Dari kelas I hingga V, gadis 11 tahun itu selalu mendapat ranking 1. ‘’Semoga prestasinya ke depan lebih baik lagi,’’ harapnya. *** (ggi/isd/c1)

Most Read

Artikel Terbaru

/