alexametrics
23.3 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Khanza Cantika Salsabila Sabet Juara I Lomba Pidato Pentas PAI Jatim

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Usianya baru enam tahun. Namun, Khanza Cantika Salsabila sudah memiliki segudang prestasi. Terbaru, dia berhasil menyabet juara I lomba pidato ajang Pentas PAI Jatim kategori pelajar PAUD/TK.

Saat ditemui dirumahnya di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Khanza memaerkan deretan piala yang pernah diraihnya. Piala itu tertata rapi di atas meja dekat televisi. ‘’Ada yang dari juara lomba fashion, pidato, puisi, sampai menari,’’ kata Winarti, ibunda Khanza, Sabtu (15/10).

Terbaru, pada Kamis lalu (14/10) Khanza meraih juara I lomba pidato ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) ke-5 Jawa Timur kategori pelajar PAUD/TK. Bocah 6 tahun itu berhasil menyisihkan puluhan pesaingnya dari berbagai daerah di Jatim. ‘’Alhamdulillah,’’ ucap Winarti.

Khanza mengikuti lomba tersebut atas rekomendasi guru TK-nya lantaran bocah 6 tahun itu gemar bercerita. Kemudian, pihak sekolah menyiapkan naskah untuk dipelajari dan dihafalkan. ‘’Naskahnya sebanyak tiga lembar folio,’’ ungkap Winarti.

Baca Juga :  Long Weekend, Enam Ribu Pelancong Padati Telaga Sarangan

Istri Himawan itu memiliki teknik sendiri untuk menyiasati agar Khanza bisa hafal dengan cepat. Yakni, menghafal per kalimat dan paragraf. Pun, Winarti memberikan penjelasan makna setiap kalimat kepada Khanza agar lebih mudah dimengerti.

‘’Maklum, masih kecil,’’ ujarnya. ‘’Yang membutuhkan waktu lama itu saat menghafal hadis dan bacaan surah. Baik cara membacanya maupun artinya harus benar,’’ imbuhnya.

Setelah persiapan dirasa cukup, selanjutnya dilakukan pengambilan gambar saat Khanza praktik berpidato. Lalu, videonya dikirim ke panitia penyelenggara. Lima hari berselang, panitia menyatakan Khanza lolos babak semifinal bersama 37 peserta lain. ‘’Kemudian ada pengumuman lolos final bersama peserta dari Ponorogo, Blitar, Trenggalek, Gresik, Malang, dan Kediri,’’ tutur Winarti.

Babak final digelar di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur di Surabaya. Siswi TK Islam Hudan Linnas itu bersama keluarganya sengaja berangkat sehari sebelum acara digelar. ‘’Biar bugar saat berlomba,’’ kata Winarti. (tr1/isd/c1/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Usianya baru enam tahun. Namun, Khanza Cantika Salsabila sudah memiliki segudang prestasi. Terbaru, dia berhasil menyabet juara I lomba pidato ajang Pentas PAI Jatim kategori pelajar PAUD/TK.

Saat ditemui dirumahnya di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Khanza memaerkan deretan piala yang pernah diraihnya. Piala itu tertata rapi di atas meja dekat televisi. ‘’Ada yang dari juara lomba fashion, pidato, puisi, sampai menari,’’ kata Winarti, ibunda Khanza, Sabtu (15/10).

Terbaru, pada Kamis lalu (14/10) Khanza meraih juara I lomba pidato ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) ke-5 Jawa Timur kategori pelajar PAUD/TK. Bocah 6 tahun itu berhasil menyisihkan puluhan pesaingnya dari berbagai daerah di Jatim. ‘’Alhamdulillah,’’ ucap Winarti.

Khanza mengikuti lomba tersebut atas rekomendasi guru TK-nya lantaran bocah 6 tahun itu gemar bercerita. Kemudian, pihak sekolah menyiapkan naskah untuk dipelajari dan dihafalkan. ‘’Naskahnya sebanyak tiga lembar folio,’’ ungkap Winarti.

Baca Juga :  Pekan Depan Waduk Tukul Digenangi

Istri Himawan itu memiliki teknik sendiri untuk menyiasati agar Khanza bisa hafal dengan cepat. Yakni, menghafal per kalimat dan paragraf. Pun, Winarti memberikan penjelasan makna setiap kalimat kepada Khanza agar lebih mudah dimengerti.

‘’Maklum, masih kecil,’’ ujarnya. ‘’Yang membutuhkan waktu lama itu saat menghafal hadis dan bacaan surah. Baik cara membacanya maupun artinya harus benar,’’ imbuhnya.

Setelah persiapan dirasa cukup, selanjutnya dilakukan pengambilan gambar saat Khanza praktik berpidato. Lalu, videonya dikirim ke panitia penyelenggara. Lima hari berselang, panitia menyatakan Khanza lolos babak semifinal bersama 37 peserta lain. ‘’Kemudian ada pengumuman lolos final bersama peserta dari Ponorogo, Blitar, Trenggalek, Gresik, Malang, dan Kediri,’’ tutur Winarti.

Babak final digelar di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur di Surabaya. Siswi TK Islam Hudan Linnas itu bersama keluarganya sengaja berangkat sehari sebelum acara digelar. ‘’Biar bugar saat berlomba,’’ kata Winarti. (tr1/isd/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/