alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Klub Taman Putra di Balik Usianya yang Hampir Setengah Abad

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sudah hampir setengah abad klub Taman Putra ikut mewarnai dinamika persepakbolaan di Kota Madiun. Selama itu pula klub tersebut telah melahirkan sejumlah pemain jempolan. Termasuk yang kini membela Madiun Putra FC.

Nah, sebagian di antara mereka kemarin bermain di lapangan Ciliwung, Kelurahan/Kecamatan Taman. Beberapa saat berselang, tampak pemain tim Taman Putra Veteran menendang bola pertanda pertandingan dimulai. Saat itu, M. Zahrowi dkk melakoni laga melawan Tanjung Anom di ajang Football Tournament Taman Putra League 2022.

Kedua tim saling jual beli serangan selama kurang lebih 35 menit. Selama itu pula tim Taman Putra Veteran lebih mendominasi permainan dan banyak menciptakan peluang. Hasilnya, sampai peluit tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, Tanjung Anom harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2.

Nama Taman Putra begitu akrab di telinga pencinta sepak bola di Kota Madiun era 1980-an. Ya, kala itu klub bola lokal tersebut begitu moncer. Tim itu merupakan embrio Madiun Putra FC (MPFC) yang tahun ini mengarungi Liga 3 Jatim. ‘’Selain Taman Putra juga ada Cempedak Putra. Nah, tim-tim itu yang melahirkan pemain-pemain berkualitas. Khususnya untuk Madiun Putra FC,’’ ujar Armaya, pembina Taman Putra.

Baca Juga :  Rena Meta Wardhani Pahlawan Air Susu Ibu

Taman Putra bukan sekadar klub amatir. Melainkan juga memiliki sekolah sepak bola (SSB) untuk mengasah potensi calon pemain profesional. Mulai usia anak, remaja, hingga dewasa. Pun, belakangan klub itu membentuk tim U-40 alias veteran. ‘’Sepak bola Kota Madiun butuh digairahkan kembali karena akhir-akhir ini tidak ada kejuaraan serta minimnya perhatian pemerintah setempat pada sepak bola,’’ ungkap pria yang juga ketua harian MPFC itu.

Bagi Armaya, sepak bola bukan sekadar olahraga untuk menghibur masyarakat. Melainkan juga bisa menjadi identitas daerah. Pun, jika prestasinya moncer, dipastikan nama daerah ikut terangkat. ‘’Semoga sepak bola di Kota Madiun semakin berkembang dan maju,’’ harapnya. *** (isd/c1)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sudah hampir setengah abad klub Taman Putra ikut mewarnai dinamika persepakbolaan di Kota Madiun. Selama itu pula klub tersebut telah melahirkan sejumlah pemain jempolan. Termasuk yang kini membela Madiun Putra FC.

Nah, sebagian di antara mereka kemarin bermain di lapangan Ciliwung, Kelurahan/Kecamatan Taman. Beberapa saat berselang, tampak pemain tim Taman Putra Veteran menendang bola pertanda pertandingan dimulai. Saat itu, M. Zahrowi dkk melakoni laga melawan Tanjung Anom di ajang Football Tournament Taman Putra League 2022.

Kedua tim saling jual beli serangan selama kurang lebih 35 menit. Selama itu pula tim Taman Putra Veteran lebih mendominasi permainan dan banyak menciptakan peluang. Hasilnya, sampai peluit tanda berakhirnya pertandingan berbunyi, Tanjung Anom harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2.

Nama Taman Putra begitu akrab di telinga pencinta sepak bola di Kota Madiun era 1980-an. Ya, kala itu klub bola lokal tersebut begitu moncer. Tim itu merupakan embrio Madiun Putra FC (MPFC) yang tahun ini mengarungi Liga 3 Jatim. ‘’Selain Taman Putra juga ada Cempedak Putra. Nah, tim-tim itu yang melahirkan pemain-pemain berkualitas. Khususnya untuk Madiun Putra FC,’’ ujar Armaya, pembina Taman Putra.

Baca Juga :  Miftahul Huda Dipercaya Nakhodai Ponpes Kanzul Ulum di Usia Muda

Taman Putra bukan sekadar klub amatir. Melainkan juga memiliki sekolah sepak bola (SSB) untuk mengasah potensi calon pemain profesional. Mulai usia anak, remaja, hingga dewasa. Pun, belakangan klub itu membentuk tim U-40 alias veteran. ‘’Sepak bola Kota Madiun butuh digairahkan kembali karena akhir-akhir ini tidak ada kejuaraan serta minimnya perhatian pemerintah setempat pada sepak bola,’’ ungkap pria yang juga ketua harian MPFC itu.

Bagi Armaya, sepak bola bukan sekadar olahraga untuk menghibur masyarakat. Melainkan juga bisa menjadi identitas daerah. Pun, jika prestasinya moncer, dipastikan nama daerah ikut terangkat. ‘’Semoga sepak bola di Kota Madiun semakin berkembang dan maju,’’ harapnya. *** (isd/c1)

Most Read

Artikel Terbaru

/