22.9 C
Madiun
Saturday, December 10, 2022

Menu Es Pecel Hasil Olahan Eny Yuliati Bikin Warga Penasaran

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Nasi pecel yang identik dengan Kota Madiun menginspirasi Eny Yuliati membuat sajian unik. Warga Kelurahan Tawangrejo itu menciptakan menu es pecel yang kini mulai dikenal warga dan menjadi ladang rezeki perempuan tersebut.

————-

Begitu selesai menata cup di meja, Eny Yuliati bergegas mengambil tas plastik berisi barang belanjaan dan dibawanya ke dapur. Kemudian, dia mengambil panci yang sudah terisi air dan menaruhnya di atas kompor dengan api telah menyala. Lalu, menaburkan gula dan bubuk agar-agar ke dalamnya.

Aktivitas seperti itu menjadi keseharian Eny saat menyiapkan es pecel. Sesuai namanya, agar-agar yang saban hari diolah perempuan 46 tahun tersebut sengaja dibentuk mirip pelengkap nasi pecel seperti kacang panjang, wortel, tempe orek, dan telur.

Sudah setahun ini Eny berjualan es pecel. Sebelum itu, beberapa kali dia mengalami gagal eksperimen. Namun, berkat tekadnya yang kuat, warga Jalan Tawangsari, Kelurahan Tawangrejo, Kartoharjo, Kota Madiun, tersebut akhirnya berhasil menemukan formula yang pas. ‘’Nasi, sambal kacang, sayur, kerupuk, dan telur diusahakan benar-benar mirip aslinya. Itu tantangan terbesarnya,’’ ujar Eny.

Baca Juga :  Fenomena Sosial pun Jadi Inspirasi Ciptakan Lagu

Eny biasa menjual menu unik itu di lapak UMKM Tawangrejo. Pun, tak sedikit warga yang sempat heran sekaligus penasaran dengan olahan tersebut. ‘’Banyak orang yang salah persepsi dan ragu. Tapi, setelah mencobanya, alhamdulillah banyak yang suka,’’ tuturnya.

Sajian itu oleh Eny hanya dibanderol harga Rp 10 ribu per porsi. Pun, dia kerap menerima pesanan di rumah. ‘’Rencananya nanti saya kombinasikan dengan bahan lain seperti cokelat, stroberi, snack, dan sebagainya,’’ ujarnya. *** (mg4/isd/c1)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Nasi pecel yang identik dengan Kota Madiun menginspirasi Eny Yuliati membuat sajian unik. Warga Kelurahan Tawangrejo itu menciptakan menu es pecel yang kini mulai dikenal warga dan menjadi ladang rezeki perempuan tersebut.

————-

Begitu selesai menata cup di meja, Eny Yuliati bergegas mengambil tas plastik berisi barang belanjaan dan dibawanya ke dapur. Kemudian, dia mengambil panci yang sudah terisi air dan menaruhnya di atas kompor dengan api telah menyala. Lalu, menaburkan gula dan bubuk agar-agar ke dalamnya.

Aktivitas seperti itu menjadi keseharian Eny saat menyiapkan es pecel. Sesuai namanya, agar-agar yang saban hari diolah perempuan 46 tahun tersebut sengaja dibentuk mirip pelengkap nasi pecel seperti kacang panjang, wortel, tempe orek, dan telur.

Sudah setahun ini Eny berjualan es pecel. Sebelum itu, beberapa kali dia mengalami gagal eksperimen. Namun, berkat tekadnya yang kuat, warga Jalan Tawangsari, Kelurahan Tawangrejo, Kartoharjo, Kota Madiun, tersebut akhirnya berhasil menemukan formula yang pas. ‘’Nasi, sambal kacang, sayur, kerupuk, dan telur diusahakan benar-benar mirip aslinya. Itu tantangan terbesarnya,’’ ujar Eny.

Baca Juga :  Sihman Hadi Soemarto, Pemimpin Laskar Hizbullah Ponorogo

Eny biasa menjual menu unik itu di lapak UMKM Tawangrejo. Pun, tak sedikit warga yang sempat heran sekaligus penasaran dengan olahan tersebut. ‘’Banyak orang yang salah persepsi dan ragu. Tapi, setelah mencobanya, alhamdulillah banyak yang suka,’’ tuturnya.

Sajian itu oleh Eny hanya dibanderol harga Rp 10 ribu per porsi. Pun, dia kerap menerima pesanan di rumah. ‘’Rencananya nanti saya kombinasikan dengan bahan lain seperti cokelat, stroberi, snack, dan sebagainya,’’ ujarnya. *** (mg4/isd/c1)

Most Read

Artikel Terbaru

/