alexametrics
23.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Pasutri Inovatif Produksi Frozen Food, Tiap Kamis Kirim Pesanan ke Hongkong

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Bisnis itu dirintis 2016 silam. Ketika pasangan suami istri (pasutri) ini pulang dari perantauan. Sang istri sempat menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Sementara suami bekerja di Jakarta. ‘’Setelah pulang kami berdiskusi, dan memutuskan bewirausaha ini (frozen food, Red),’’ ujar Niken.

Pasutri ini tak kebingungan memasarkan dagangan. Tiap Kamis rutin berkirim pesanan untuk PMI Ponorogo di Hongkong. Banyak reseller tetap di negara berjuluk Mutiara dari Timur itu. ‘’Di rumah, kami juga jualan bakso dengan aneka varian. Mulai original, urat, keju, daging sapi cincang, hingga telur kampung. Juga ada mi ayam,’’ sebutnya.

Olahan yang di-frozen food-kan hanya tujuh macam. Yakni, siomai ayam, sapi; tahu ayam, sapi; nugget ayam, sapi; dan pentol. Frozen food olahan pasutri ini telah mengantongi label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). ‘’Siomai di tempat kami lebih mahal dari pasaran karena benar-benar pakai daging sapi berkualitas,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Perjuangan Sutini-Miren Rawat Anak yang Idap Gangguan Jiwa

Dengan kualitas jempolan, Niken tidak ragu memasarkan dagangannya hingga luar negeri. Terbukti, banyak PMI dari Ponorogo yang telah menjadi reseller tetapnya. Ramadan ini, omzet meningkat kisaran 20-50 persen. ‘’Banyak pesanan bakso untuk panti asuhan dan pesantren,’’  pungkasnya. ***(fin/c1)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Bisnis itu dirintis 2016 silam. Ketika pasangan suami istri (pasutri) ini pulang dari perantauan. Sang istri sempat menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Sementara suami bekerja di Jakarta. ‘’Setelah pulang kami berdiskusi, dan memutuskan bewirausaha ini (frozen food, Red),’’ ujar Niken.

Pasutri ini tak kebingungan memasarkan dagangan. Tiap Kamis rutin berkirim pesanan untuk PMI Ponorogo di Hongkong. Banyak reseller tetap di negara berjuluk Mutiara dari Timur itu. ‘’Di rumah, kami juga jualan bakso dengan aneka varian. Mulai original, urat, keju, daging sapi cincang, hingga telur kampung. Juga ada mi ayam,’’ sebutnya.

Olahan yang di-frozen food-kan hanya tujuh macam. Yakni, siomai ayam, sapi; tahu ayam, sapi; nugget ayam, sapi; dan pentol. Frozen food olahan pasutri ini telah mengantongi label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). ‘’Siomai di tempat kami lebih mahal dari pasaran karena benar-benar pakai daging sapi berkualitas,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu Jadi Tantangan Mloko Sewu

Dengan kualitas jempolan, Niken tidak ragu memasarkan dagangannya hingga luar negeri. Terbukti, banyak PMI dari Ponorogo yang telah menjadi reseller tetapnya. Ramadan ini, omzet meningkat kisaran 20-50 persen. ‘’Banyak pesanan bakso untuk panti asuhan dan pesantren,’’  pungkasnya. ***(fin/c1)

Most Read

Artikel Terbaru

/