alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Yuwita Wahernika dan Gagasannya untuk Budayakan Literasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Selepas salat Subuh, Yuwita Wahernika bergegas kembali ke depan layar laptop miliknya yang sedari tadi sudah dalam posisi on. Di samping peranti itu tampak tumpukan beberapa buku referensi. Tidak lama berselang, dia terlihat asyik memencet tombol laptop, menuangkan idenya ke dalam tulisan. ‘’Saya tidak mematok waktu khusus menulis. Selonggarnya,’’ kata perempuan 38 tahun itu, Rabu (23/3).

Wita –sapaan akrab Yuwita Wahernika- saat ini tengah menggarap buku anak tentang beragam profesi. Aktivitas itu dilakukan setelah warga Desa/Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tersebut meneken kontrak dengan salah satu penerbit ternama.

Rencananya, buku tersebut bakal terbit tiga seri sekaligus. Wita diberi deadline untuk menyelesaikannya akhir Maret ini. ‘’Saya kemas dengan bahasa yang ringan agar anak-anak suka membacanya,’’ tutur karyawati salah satu perusahaan swasta itu.

Baca Juga :  Pesanan Janggelan Naik Berlipat saat Puasa

Wita aktif menulis sejak 2018 lalu. Kali pertama dia langsung menghasilkan tiga buku sekaligus. Isinya seputar produk kerajinan buatannya. Yakni, kreasi aksesori eco-trendy berbahan jali. Setelah itu, Wita merambah buku anak. Mulai cerita anak-anak, fabel, hingga antologi. ‘’Buku saya yang sudah terbit sekitar 10 judul,’’ ujarnya.

Bagi Wita, budaya literasi perlu ditanamkan kepada anak sejak dini. Pun, tahun lalu dia sengaja mengundang sejumlah penulis cilik untuk membuat cerita tentang superhero dengan objek fauna khas Indonesia. Wita juga memiliki keinginan membentuk komunitas penulis cilik.

Sebenarnya, beberapa tahun lalu dia sudah merancang bakal menggelar acara bedah buku untuk anak-anak. Namun, pandemi Covid-19 keburu datang hingga rencana itu terpaksa ditunda. ‘’Saya percaya, jika anak-anak suka membaca, maka tulisannya akan mengikuti,’’ tuturnya. (mg7/isd/c1/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Selepas salat Subuh, Yuwita Wahernika bergegas kembali ke depan layar laptop miliknya yang sedari tadi sudah dalam posisi on. Di samping peranti itu tampak tumpukan beberapa buku referensi. Tidak lama berselang, dia terlihat asyik memencet tombol laptop, menuangkan idenya ke dalam tulisan. ‘’Saya tidak mematok waktu khusus menulis. Selonggarnya,’’ kata perempuan 38 tahun itu, Rabu (23/3).

Wita –sapaan akrab Yuwita Wahernika- saat ini tengah menggarap buku anak tentang beragam profesi. Aktivitas itu dilakukan setelah warga Desa/Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, tersebut meneken kontrak dengan salah satu penerbit ternama.

Rencananya, buku tersebut bakal terbit tiga seri sekaligus. Wita diberi deadline untuk menyelesaikannya akhir Maret ini. ‘’Saya kemas dengan bahasa yang ringan agar anak-anak suka membacanya,’’ tutur karyawati salah satu perusahaan swasta itu.

Baca Juga :  Pesanan Janggelan Naik Berlipat saat Puasa

Wita aktif menulis sejak 2018 lalu. Kali pertama dia langsung menghasilkan tiga buku sekaligus. Isinya seputar produk kerajinan buatannya. Yakni, kreasi aksesori eco-trendy berbahan jali. Setelah itu, Wita merambah buku anak. Mulai cerita anak-anak, fabel, hingga antologi. ‘’Buku saya yang sudah terbit sekitar 10 judul,’’ ujarnya.

Bagi Wita, budaya literasi perlu ditanamkan kepada anak sejak dini. Pun, tahun lalu dia sengaja mengundang sejumlah penulis cilik untuk membuat cerita tentang superhero dengan objek fauna khas Indonesia. Wita juga memiliki keinginan membentuk komunitas penulis cilik.

Sebenarnya, beberapa tahun lalu dia sudah merancang bakal menggelar acara bedah buku untuk anak-anak. Namun, pandemi Covid-19 keburu datang hingga rencana itu terpaksa ditunda. ‘’Saya percaya, jika anak-anak suka membaca, maka tulisannya akan mengikuti,’’ tuturnya. (mg7/isd/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/