Cara Unik Rahma Edukasi Remaja di Pacitan Lewat Yasinan dan Puding Wortel

Jawa Pos Radar Madiun – Rahma Astri Maulidina punya cara unik menyampaikan edukasi kesehatan kepada remaja.
Mahasiswi STKIP PGRI Pacitan itu memanfaatkan kegiatan rutin yasinan keliling di lingkungannya sebagai sarana sosialisasi pencegahan stunting.
Selesai yasinan, gadis 22 tahun asal Dusun Krajan Kulon, Desa Jatimalang, Kecamatan Arjosari, membagikan pamflet dan brosur kepada anak-anak dan remaja.
Respons warga positif karena informasi datang dari sesama anak muda di lingkungan sendiri.
Tak hanya sosialisasi, Rahma juga membuat puding wortel tanpa gula sebagai alternatif sehat untuk anak-anak.
“Biasanya mereka tidak suka sayur, jadi saya olah jadi puding,” ujar anak ketiga pasangan Yabani dan Bonatin itu.
Rahma mulai tertarik pada dunia genre sejak SMA.
Gagal di seleksi duta genre tingkat kampus, dia mencoba peruntungan di ajang Duta Genre Kabupaten Pacitan 2023 dan meraih juara III putri.
Sejak itu, ia kerap mengunjungi sekolah dan pelosok untuk mengedukasi remaja.
Di luar aktivitas sosial, Rahma bercita-cita menjadi guru SD.
Ia juga dikenal sebagai penyair muda peraih juara I cipta dan baca puisi tingkat Kabupaten Pacitan 2020, dan juara II tingkat Provinsi Jatim di Jombang pada 2022. (err/her)
