Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil Band Eastcape: Emo Revival Jawa Timur dengan Sentuhan Midwest dan Math Rock Bernuansa Melankolis Atmosferik

D
Penulis: Dani Erwanto❯
Eastcape, band emo revival Jawa Timur yang memadukan melankoli, math rock, dan refleksi diri dalam rilisan-rilisan penuh emosi.
Eastcape, band emo revival Jawa Timur yang memadukan melankoli, math rock, dan refleksi diri dalam rilisan-rilisan penuh emosi.

Jawa Pos Radar Madiun - Eastcape adalah band alternatif yang berasal dari kawasan Jawa Timur.


Advertisement

Meskipun hingga kini masih ada sedikit silang informasi mengenai Malang atau Blitar sebagai “rumah” utama mereka.

Band ini mulai aktif sekitar tahun 2020 dan cepat mencuri perhatian karena warna musiknya yang khas.

Mereka berada di persimpangan antara emo revival, midwest emo, math rock, dan alternative.

Advertisement

Dengan sentuhan gitar bersudut, ritme yang tidak biasa, serta atmosfer melankolis yang kuat.

Mineral dan American Football menjadi pengaruh besar.

Namun Eastcape memperkaya identitas mereka melalui eksplorasi time signatures ala math rock dan aransemen yang rumit namun tetap emosional.

Advertisement

Secara lirik, Eastcape banyak bercerita tentang pencarian jati diri, kelelahan emosional, perenungan hidup, dan pergulatan batin.

Tema-tema yang akrab dalam tradisi emo/midwest namun disampaikan dengan cara yang intim dan puitis.

Rilisan Penting Eastcape

1. EP – Falsified Pleasure, Blessings Given (16 Juni 2023)

Berisi 5 lagu berdurasi total sekitar 19 menit.

Tema sentral EP ini adalah tentang bagaimana manusia sering memalsukan kebahagiaannya demi bertahan, sebelum akhirnya menemukan harapan baru.

Salah satu poin menarik dari EP ini adalah lagu “Mereda/Meredam”, satu-satunya lagu berbahasa Indonesia yang menambah kedalaman artistik dalam katalog mereka.

2. Split EP – E.P Split Sugar Thrills / Eastcape (9 September 2021)

Proyek kolaborasi dengan band indie Bali, Sugar Thrills.

Dalam rilisan ini, Eastcape menyumbang dua lagu: “Soul Recovery” dan “I’m Sorry I’m Sick”, yang memperlihatkan fase awal karakter suara mereka.

3. Single – Goodbye Summer (feat. Jane Maura) (26 Agustus 2022)

Kolaborasi mereka dengan Jane Maura (Girl and Her Badmood) membawa Eastcape ke level produksi yang lebih matang dan membuka pintu menuju pendengar yang lebih luas.

Eastcape adalah salah satu band alternatif Jawa Timur yang paling menjanjikan.

Mereka punya akar kuat di skena lokal, katalog rilisan yang konsisten dan penuh makna.

Kemampuan bereksperimen tanpa kehilangan emosi, serta kolaborasi yang terus berkembang.

Dengan karakter musik yang unik dan penceritaan yang jujur, Eastcape berpotensi menjadi salah satu wajah baru emo revival Indonesia. (fin)

Advertisement

Artikel Terkait

Eleventwelft Eksplorasi Genre di Album Konseptual 11, Bagian dari Proyek Dua Babak

Eleventwelft Eksplorasi Genre di Album Konseptual 11, Bagian dari Proyek Dua Babak

Unit math rock/emo asal Jakarta, Eleventwelft, resmi meluncurkan album penuh kedua mereka bertajuk 11 sebagai bagian awal dari proyek konseptual dua babak.

Menggali Rasa Kehilangan, Autumn Hopes Lepas Single Should I Say It'll Never Be the Same?

Menggali Rasa Kehilangan, Autumn Hopes Lepas Single Should I Say It'll Never Be the Same?

Autumn Hopes merilis single baru “Should I Say It'll Never Be the Same?” yang mengangkat tema kehilangan dan proses menerima perubahan hidup.

How Could I Know How to Fall Out Love: Curahan Rasa Lara dari Beijing Connection

How Could I Know How to Fall Out Love: Curahan Rasa Lara dari Beijing Connection

Beijing Connection merilis single “How Could I Know How to Fall Out Love”, lagu emo melankolis tentang cinta dan kehilangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer