
SULAWESI SELATAN – Desa Tompobulu di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, menunjukkan transformasi signifikan.
Desa di ketinggian 800 mdpl itu berkembang sebagai kawasan ekonomi berbasis potensi lokal dan digitalisasi.
Mayoritas warga masih bekerja di sektor pertanian.
Namun, potensi kuliner tradisional seperti saraba daun kelor kini mulai dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru.
Selain itu, sektor pariwisata juga mulai tumbuh dan menjadi penggerak ekonomi desa.
Sejumlah destinasi alam hingga kawasan di sekitar Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung menjadi daya tarik.
Kepala Desa Tompobulu Abdul Kadir Hakim mengatakan, berbagai capaian yang diraih menjadi motivasi bagi masyarakat.
“Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus dorongan untuk terus berkembang,” ujarnya.
Desa Tompobulu sebelumnya meraih sejumlah penghargaan. Di antaranya juara nasional Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) serta masuk nominasi Desa BRILiaN.
Penguatan ekonomi desa turut didukung program Desa BRILiaN dari Bank Rakyat Indonesia.



