alexametrics
24.5 C
Madiun
Thursday, June 30, 2022

Ratusan Pencinta VW Madiun Raya Bersatu di MVC

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – BRUUM… bruum. Dari kejauhan, suara itu terdengar bersahut-sahutan. Beberapa menit berselang tampak sejumlah mobil Volkswagen atau lebih dikenal dengan sebutan VW. Kemudian, berhenti dan diparkir rapi di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun.

Sejumlah mobil klasik buatan Jerman itu milik anggota Madiun Volkswagen Club (MVC), komunitas yang mewadahi pencinta VW di Madiun Raya. Komunitas tersebut didirikan Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna pada 20 Februari 2000 silam.

‘’Pak Yuyu Sutisna yang saat itu menjabat Danlanud Iswahjudi memiliki ide merangkul para pencinta VW,’’ kata Aries Dandar Setyawan, ketua umum MVC.

Selama lebih dua dekade berjalan, hingga kini MVC masih eksis. Pun, anggota aktif yang berjumlah 79 orang rutin menggelar kopi darat (kopdar) sebulan sekali. Mereka juga kerap touring ke luar daerah. ‘’Sebenarnya anggota yang teregistrasi ada 202 orang,’’ ujarnya.

Berbagai jenis mobil pabrikan VW masuk dalam MVC. Mulai keluaran 1957 hingga yang paling muda produksi 1984. VW Combi edisi terakhir pun ada. Bahkan, produk limited edition VW Spaarkafer yang di Indonesia hanya ada 10 unit dimiliki anggota MVC. ‘’Kebetulan yang VW Spaarkafer itu milik saya sendiri,’’ sebut Aries.

Baca Juga :  Menulis Lagu sejak SD, Affandi Kini Telah Hasilkan Tiga Album

Selain kopdar, anggota MVC kerap menggelar kegiatan bakti sosial. Juga terlibat search and rescue (SAR) dalam penanganan bencana alam. ‘’Termasuk menggalang dana sosial bagi korban terdampak bencana,’’ bebernya.

Tiga bulan sekali MVC touring ke koordinator wilayah (korwil) VW di berbagai daerah. Selain refreshing, kesempatan itu dimanfaatkan untuk bertukar pikiran ihwal perawatan mobil. ‘’Sering juga tanya-tanya koleksi antaranggota komunitas,’’ tuturnya.

Dalam waktu dekat, MVC yang terafiliasi dengan Volkswagen Indonesia Association (VIA) itu bakal menggelar hajatan skala nasional memeriahkan HUT Kota Madiun. ‘’Sekaligus mempromosikan wisata Kota Madiun. Insya Allah seluruh perwakilan korwil se-Indonesia akan datang,’’ ujarnya. *** (ggi/isd/c1)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – BRUUM… bruum. Dari kejauhan, suara itu terdengar bersahut-sahutan. Beberapa menit berselang tampak sejumlah mobil Volkswagen atau lebih dikenal dengan sebutan VW. Kemudian, berhenti dan diparkir rapi di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun.

Sejumlah mobil klasik buatan Jerman itu milik anggota Madiun Volkswagen Club (MVC), komunitas yang mewadahi pencinta VW di Madiun Raya. Komunitas tersebut didirikan Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna pada 20 Februari 2000 silam.

‘’Pak Yuyu Sutisna yang saat itu menjabat Danlanud Iswahjudi memiliki ide merangkul para pencinta VW,’’ kata Aries Dandar Setyawan, ketua umum MVC.

Selama lebih dua dekade berjalan, hingga kini MVC masih eksis. Pun, anggota aktif yang berjumlah 79 orang rutin menggelar kopi darat (kopdar) sebulan sekali. Mereka juga kerap touring ke luar daerah. ‘’Sebenarnya anggota yang teregistrasi ada 202 orang,’’ ujarnya.

Berbagai jenis mobil pabrikan VW masuk dalam MVC. Mulai keluaran 1957 hingga yang paling muda produksi 1984. VW Combi edisi terakhir pun ada. Bahkan, produk limited edition VW Spaarkafer yang di Indonesia hanya ada 10 unit dimiliki anggota MVC. ‘’Kebetulan yang VW Spaarkafer itu milik saya sendiri,’’ sebut Aries.

Baca Juga :  Mengunjungi Masjid Kuncen yang Sarat Sejarah

Selain kopdar, anggota MVC kerap menggelar kegiatan bakti sosial. Juga terlibat search and rescue (SAR) dalam penanganan bencana alam. ‘’Termasuk menggalang dana sosial bagi korban terdampak bencana,’’ bebernya.

Tiga bulan sekali MVC touring ke koordinator wilayah (korwil) VW di berbagai daerah. Selain refreshing, kesempatan itu dimanfaatkan untuk bertukar pikiran ihwal perawatan mobil. ‘’Sering juga tanya-tanya koleksi antaranggota komunitas,’’ tuturnya.

Dalam waktu dekat, MVC yang terafiliasi dengan Volkswagen Indonesia Association (VIA) itu bakal menggelar hajatan skala nasional memeriahkan HUT Kota Madiun. ‘’Sekaligus mempromosikan wisata Kota Madiun. Insya Allah seluruh perwakilan korwil se-Indonesia akan datang,’’ ujarnya. *** (ggi/isd/c1)

Most Read

Artikel Terbaru

/