Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sirup Markisa Buatan Sulistyaningsih Laris hingga Luar Jawa

Hengky Ristanto • Senin, 20 Februari 2023 | 12:38 WIB
ULET: Sulistyaningsih menunjukkan sirup markisa dan sambal pecel hasil olahannya. (RAHMA DWI LESTARI/JAWA POS RADAR MADIUN)
ULET: Sulistyaningsih menunjukkan sirup markisa dan sambal pecel hasil olahannya. (RAHMA DWI LESTARI/JAWA POS RADAR MADIUN)
Tak puas hanya memproduksi yakni sambal pecel, pada 2020 lalu  Sulistyaningsih coba mengembangkan usaha dengan membuat sirup markisa. Siapa sangka, minuman hasil olahan warga Kelurahan Kejuron, Taman, itu diminati hingga luar pulau.

----------

DENGAN telaten Sulistyaningsih memotong buah satu per satu markisa di dapurnya dengan pisau. Masing-masing diambil isinya dan ditaruh di wadah blender. Kemudian, blender dinyalakan hingga isi buah markisa halus. Setelah itu, disaring untuk memisahkan sisa-sisa bijinya.

Pekerjaan tersebut tuntas, Sulis –sapaan akrab Sulistyaningsih- ganti memanaskan air di kompor. Lalu, menuangkan air hasil saringan markisa dan beberapa sendok gula ke dalamnya. ‘’Memang cukup mudah,’’ ujar Sulis tentang proses pembutan sirup markisa yang dilakukannya pagi itu.

Sudah beberapa tahun terakhir Sulis menekuni usaha sambal pecel. Berniat mengembangkan bisnis, pada 2020 lalu dia merambah sirup markisa. ‘’Kendalanya cuma di stok bahan buah markisa karena di Madiun sulit didapat,’’ ungkap warga Jalan Gulun VB, Kelurahan Kejuron, Taman, itu.

Beruntung, Sulis memiliki penyuplai tetap markisa. Yakni, seorang petani di Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Dia juga coba menanam jenis buah itu di halaman rumahnya. ‘’Beberapa teman juga saya minta menanamnya. Jika berbuah saya beli. Jadi, sama-sama menguntungkan,’’ katanya.

Bermodal pemasaran konvensional maupun online dan informasi dari mulut ke mulut, sirup markisa hasil olahan Sulis kini semakin dikenal warga Kota Madiun dan sekitarnya. Bahkan, dia kerap mendapat pesanan dari luar pulau sepertu Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. ‘’Harganya mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 60 ribu,’’ sebutnya. (mg4/isd) Editor : Hengky Ristanto
#umkm kreatif kota pendekar #sirup markisa madiun #bisnis kreatif madiun #usaha kuliner kota madiun #Kota Pendekar #umkm kota madiun