Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cara Membuat Prompt ChatGPT yang Optimal, Ini 5 Framework Demi Hasil Terbaik

M
Penulis: Mimien Samini❯
Iluustrasi ChatGPT
Iluustrasi ChatGPT

Jawa Pos Radar Madiun - Kecerdasan buatan seperti ChatGPT kini makin mudah dioptimalkan asal kita memberi instruksi yang tepat.


Advertisement

Banyak orang mengira kualitas jawaban AI hanya bergantung pada teknologinya.

Padahal, kerangka prompt yang kita gunakan justru punya pengaruh besar terhadap akurasi dan relevansi jawabannya.

Dengan strategi yang sistematis, kamu bisa mengarahkan AI memberikan jawaban yang lebih tepat, konsisten, dan sesuai kebutuhan.

Advertisement

Di artikel ini, kamu akan mempelajari lima framework prompt yang terbukti efektif untuk pekerjaan profesional, pembuatan konten, riset, hingga tugas harian.

5 Framework Prompt ChatGPT

Jika melihat literatur AI dan praktik prompting yang beredar, ada banyak versi framework dengan struktur berbeda-beda.

Advertisement

Namun kamu tidak perlu bingung, semua framework bersifat fleksibel. Kamu tinggal memilih yang paling cocok dengan kebutuhan.

Berikut lima framework prompt yang paling mudah digunakan dan efektif:

R-I-S-E (Role, Input, Steps, Expectation)

R-O-S-E-S (Role, Objective, Scenario, Expected Solution, Steps)

C-A-R-E (Context, Action, Result, Example)

E-R-A (Expectation, Role, Action)

A-P-E (Action, Purpose, Expectation)

1. R-I-S-E (Role, Input, Steps, Expectation)

Role (Peran)

Tentukan peran yang harus dimainkan ChatGPT: guru, konsultan, analis, atau penulis.

Contoh: “Bertindaklah sebagai ahli strategi pemasaran digital…”

Input (Masukan)

Berikan data atau konteks yang relevan.

Contoh: “…berdasarkan tren media sosial saat ini, khususnya TikTok…”

Steps (Langkah-langkah)

Jelaskan langkah atau struktur jawaban yang kamu inginkan.

Contoh: “…analisis langkah-langkah untuk meningkatkan engagement di TikTok…”

Expectation (Ekspektasi)

Sebutkan format atau gaya hasil yang kamu harapkan.

Contoh: “…dan sajikan rekomendasi dalam poin-poin singkat.”

2. R-O-S-E-S (Role, Objective, Scenario, Expected Solution, Steps)

Role (Peran)

Tetapkan peran ChatGPT.

Contoh: “Bertindaklah sebagai konsultan bisnis berpengalaman…”

Objective (Tujuan)

Apa tujuan prompt-mu?

Contoh: “…bantu saya meningkatkan penjualan dalam tiga bulan…”

Scenario (Skenario)

Jelaskan latar belakang situasinya.

Contoh: “…produk kesehatan online saya masih sulit berkembang…”

Expected Solution (Solusi yang Diharapkan)

Sebagai apa jawaban harus disusun?

Contoh: “…berikan strategi pemasaran online untuk menjangkau target audiens…”

Steps (Langkah-langkah)

Instruksikan format struktur jawabannya.

Contoh: “…susun dalam langkah-langkah dari riset hingga eksekusi.”

3. C-A-R-E (Context, Action, Result, Example)

Context (Konteks)

Mulai dengan penjelasan situasi.

Contoh: “Saya baru memulai bisnis kuliner online tetapi pelanggan masih sedikit…”

Action (Tindakan)

Tentukan apa yang harus dilakukan ChatGPT.

Contoh: “…berikan strategi pemasaran digital yang efektif…”

Result (Hasil)

Sebutkan target yang ingin dicapai.

Contoh: “…yang dapat meningkatkan penjualan 20% dalam dua bulan…”

Example (Contoh)

Minta ilustrasi atau contoh nyata.

Contoh: “…sertakan contoh kampanye digital yang berhasil.”

4. E-R-A (Expectation, Role, Action)

Expectation (Ekspektasi)

Jelaskan bentuk dan tingkat kedalaman jawaban.

Contoh: “Saya ingin strategi detail untuk usaha kuliner saya…”

Role (Peran)

Instruksikan ChatGPT untuk bertindak sebagai siapa.

Contoh: “…bertindaklah sebagai konsultan pemasaran digital…”

Action (Tindakan)

Berikan perintah spesifik.

Contoh: “…berikan tiga strategi yang dapat meningkatkan engagement.”

5. A-P-E (Action, Purpose, Expectation)

Action (Tindakan)

Instruksi inti yang harus dilakukan AI.

Contoh: “Buat daftar lima langkah meningkatkan penjualan online…”

Purpose (Tujuan)

Jelaskan tujuan permintaanmu.

Contoh: “…untuk membantu UMKM baru meningkatkan penjualan…”

Expectation (Ekspektasi)

Sebutkan bentuk output atau gaya penjelasan.

Contoh: “…buat penjelasan yang rinci dan mudah dipahami pemula.”

ChatGPT adalah alat yang sangat powerful, tetapi kualitas hasilnya sangat bergantung pada cara kita memberikan arahan.

Dengan lima framework ini, kamu bisa membuat prompt yang lebih jelas, terarah, dan efektif sehingga AI memberikan jawaban yang lebih sesuai kebutuhanmu. (naz)

Advertisement
Editor : Mizan Ahsani
Sumber : Radar Madiun

Artikel Terkait

Apple Resmi Gugat OpenAI di Pengadilan, Tuding Perusahaan ChatGPT Curi Rahasia Dagang

Apple Resmi Gugat OpenAI di Pengadilan, Tuding Perusahaan ChatGPT Curi Rahasia Dagang

Hubungan kemitraan Apple dan OpenAI memburuk setelah Apple melayangkan gugatan hukum atas dugaan pencurian rahasia dagang produk perangkat keras oleh mantan karyawannya.

Hemat Kuota dan Biaya, Intip Keunggulan Model AI Terbaru GPT-5.6 yang Diklaim Lebih Pintar dan Cepat

Hemat Kuota dan Biaya, Intip Keunggulan Model AI Terbaru GPT-5.6 yang Diklaim Lebih Pintar dan Cepat

Rangkaian model AI terbaru OpenAI, GPT-5.6, resmi diluncurkan dengan performa yang lebih pintar, lebih cepat, dan lebih hemat biaya bagi para pengguna ChatGPT.

Rahasia Bikin Road Bike Ngacir tanpa Harus Ganti Sepeda Baru, Upgrade Komponen Ini

Rahasia Bikin Road Bike Ngacir tanpa Harus Ganti Sepeda Baru, Upgrade Komponen Ini

Ingin sepeda balap (road bike) melaju lebih cepat dan nyaman? Lakukan empat upgrade komponen kunci ini mulai dari kokpit, ban, wheelset, hingga drivetrain.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer