alexametrics
30.5 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Dua Pencuri Sepeda Asal Magetan Dibui

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Aksi panjang tangan DVY dan AGS berujung bui. Di dua lokasi berbeda, keduanya menggondol dua sepeda ontel. Pertama di Desa Bukur, Jiwan, Kabupaten Madiun. ‘’Modus operandinya hunting keliling naik sepeda motor, jika aman mereka beraksi,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Rabu (1/12).

Pada hari yang sama pula (19/11), mereka beraksi di Desa Sukolilo, Jiwan. Polisi bergegas memburu para pelaku setelah mendapatkan laporan dari dua korban. Kedua tersangka dibekuk 24-25 November lalu. Dari tangan mereka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni, dua unit sepeda dan satu unit sepeda motor. ‘’Sepeda motor digunakan berburu (mencuri, Red),’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pembunuhan Herfina di Jembatan Galok Direkonstruksi, Pelaku Peragakan 19 Adegan

Kedua korban, yang semuanya PNS, ditaksir merugi jutaan rupiah. Sementara kedua tersangka dijerat pasal pencurian dengan pemberatan berulang kali. Yakni, pasal 363 KUHP juncto pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. ‘’Tidak menutup kemungkinan masih ada TKP lain,’’ ujar Kapolres.

Dewa menuturkan, kejadian itu dapat menjadi pelajaran bagi seluruh warga. Dia berpesan agar berhati-hati menaruh barang berharga. Pun, warga diminta lebih waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan. ‘’Barang curian belum sempat dijual, masih disimpan di rumah tersangka,’’ pungkasnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Aksi panjang tangan DVY dan AGS berujung bui. Di dua lokasi berbeda, keduanya menggondol dua sepeda ontel. Pertama di Desa Bukur, Jiwan, Kabupaten Madiun. ‘’Modus operandinya hunting keliling naik sepeda motor, jika aman mereka beraksi,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Rabu (1/12).

Pada hari yang sama pula (19/11), mereka beraksi di Desa Sukolilo, Jiwan. Polisi bergegas memburu para pelaku setelah mendapatkan laporan dari dua korban. Kedua tersangka dibekuk 24-25 November lalu. Dari tangan mereka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni, dua unit sepeda dan satu unit sepeda motor. ‘’Sepeda motor digunakan berburu (mencuri, Red),’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Hina Panglima TNI di Medsos, Pria Glodok Diciduk Polisi

Kedua korban, yang semuanya PNS, ditaksir merugi jutaan rupiah. Sementara kedua tersangka dijerat pasal pencurian dengan pemberatan berulang kali. Yakni, pasal 363 KUHP juncto pasal 65 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. ‘’Tidak menutup kemungkinan masih ada TKP lain,’’ ujar Kapolres.

Dewa menuturkan, kejadian itu dapat menjadi pelajaran bagi seluruh warga. Dia berpesan agar berhati-hati menaruh barang berharga. Pun, warga diminta lebih waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan. ‘’Barang curian belum sempat dijual, masih disimpan di rumah tersangka,’’ pungkasnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/