alexametrics
31.2 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Kasus Pembunuhan Herfina Segera Direka Ulang

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kasus pembunuhan di jembatan Galok, Sampung, segera direka ulang. Joko Hermanto bakal merekonstruksi 16 adegan pembunuhan terhadap Herfina Rahmasari. ‘’Segera direka ulang dalam waktu dekat ini,’’ kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko Rabu (7/8).

Sampai saat ini, penyidik telah membukukan keterangan dari enam saksi. Mulai keluarga dan teman korban hingga karyawan apotek. Keterangan yang telah diberikan kian memberi terang penyidikan. ‘’Dari apotek menambahi keterangan di mana pelaku membeli sarung tangan,’’ ujarnya. Mencermati keterangan itu, sarung tangan yang dimaksud Maryoko kemungkinan besar jenis medis, bukan sarung tangan untuk berkendara. ‘’Karyawan apotek yang melayani pelaku sudah kami periksa,’’ imbuh Maryoko.

Baca Juga :  Rancang Sentra Ekonomi Baru di Kawasan Menara Air Sleko

Maryoko menambahkan, seluruh barang bukti sitaan juga bakal diikutsertakan dalam reka ulang. Tersangka bakal diminta memperagakan adegan demi adegan, mulai ketemuan di Terminal Seloaji hingga tempat kejadian perkara (TKP) di jalan penghubung Ponorogo-Magetan itu. ‘’Akan semakin memperjelas keterhubungan keterangan dengan tindak pidana yang telah dilakukan,’’ jelasnya. (dil/c1/fin)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kasus pembunuhan di jembatan Galok, Sampung, segera direka ulang. Joko Hermanto bakal merekonstruksi 16 adegan pembunuhan terhadap Herfina Rahmasari. ‘’Segera direka ulang dalam waktu dekat ini,’’ kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko Rabu (7/8).

Sampai saat ini, penyidik telah membukukan keterangan dari enam saksi. Mulai keluarga dan teman korban hingga karyawan apotek. Keterangan yang telah diberikan kian memberi terang penyidikan. ‘’Dari apotek menambahi keterangan di mana pelaku membeli sarung tangan,’’ ujarnya. Mencermati keterangan itu, sarung tangan yang dimaksud Maryoko kemungkinan besar jenis medis, bukan sarung tangan untuk berkendara. ‘’Karyawan apotek yang melayani pelaku sudah kami periksa,’’ imbuh Maryoko.

Baca Juga :  Nyala Api baru Padam Dua Hari, BPBD Kembali Semproti Pekarangan Natun

Maryoko menambahkan, seluruh barang bukti sitaan juga bakal diikutsertakan dalam reka ulang. Tersangka bakal diminta memperagakan adegan demi adegan, mulai ketemuan di Terminal Seloaji hingga tempat kejadian perkara (TKP) di jalan penghubung Ponorogo-Magetan itu. ‘’Akan semakin memperjelas keterhubungan keterangan dengan tindak pidana yang telah dilakukan,’’ jelasnya. (dil/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/