alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Kentrung Disergap saat Ambil Narkoba di Selokan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Novi Lukianto (NL) alias Kentrung gelap mata. Laki-laki 32 tahun itu nekat mengedarkan narkotika golongan 1. Jumlahnya pun fantastis. Terdiri 47 butir ekstasi dikemas dalam lima klip. Kemudian 59,38 gram sabu-sabu terdiri 26 paket. Juga ganja 588,28 gram yang dikemas empat paket.

Namun, sebelum barang haram itu berpindah tangan, warga Patihan, Manguharjo, tersebut dibekuk Satresnarkoba Polres Madiun Kota. Bermula dari laporan masyarakat di Jalan Tawang Sari, Kelun, Kartoharjo. Mereka curiga kawasan tersebut jadi transaksi jual-beli narkotika. Setelah diselidiki dan disanggong, sekitar pukul 13.30, 4 November lalu, NL melintas dari arah barat di Jalan Tawang Sari dan berbelok ke arah kanan di Jalan Tawang Krida.

Baca Juga :  Sadis, SPG Cantik Diajak Kencan, lalu Dibunuh

NL turun dari sepeda motor mengambil kantong plastik warna hitam yang sebelumnya dilempar di selokan. ‘’Niatnya untuk memindahkan ’ranjau’ ke tempat lain sesuai permintaan seseorang yang disebutnya dengan nama Goku. Tapi, aksinya digagalkan petugas,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Selasa (9/11).

Saat diinterogasi, NL mengaku sudah melakoni aksinya selama lima bulan terakhir. Dia berperan sebagai kurir. Perannya hanya mengambil narkotika di suatu tempat. Setelah itu, memecah menjadi beberapa bagian. Lalu, menunggu permintaan untuk meletakkan paket-paket narkotika. ‘’Di rumah Kentrung lainnya di Desa Kertosari, Geger, Kabupaten Madiun, kami juga menemukan narkotika,’’ bebernya. (irs/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Novi Lukianto (NL) alias Kentrung gelap mata. Laki-laki 32 tahun itu nekat mengedarkan narkotika golongan 1. Jumlahnya pun fantastis. Terdiri 47 butir ekstasi dikemas dalam lima klip. Kemudian 59,38 gram sabu-sabu terdiri 26 paket. Juga ganja 588,28 gram yang dikemas empat paket.

Namun, sebelum barang haram itu berpindah tangan, warga Patihan, Manguharjo, tersebut dibekuk Satresnarkoba Polres Madiun Kota. Bermula dari laporan masyarakat di Jalan Tawang Sari, Kelun, Kartoharjo. Mereka curiga kawasan tersebut jadi transaksi jual-beli narkotika. Setelah diselidiki dan disanggong, sekitar pukul 13.30, 4 November lalu, NL melintas dari arah barat di Jalan Tawang Sari dan berbelok ke arah kanan di Jalan Tawang Krida.

Baca Juga :  Aji Prasetyo Getol Lontarkan Kritik Sosial lewat Media Komik

NL turun dari sepeda motor mengambil kantong plastik warna hitam yang sebelumnya dilempar di selokan. ‘’Niatnya untuk memindahkan ’ranjau’ ke tempat lain sesuai permintaan seseorang yang disebutnya dengan nama Goku. Tapi, aksinya digagalkan petugas,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Selasa (9/11).

Saat diinterogasi, NL mengaku sudah melakoni aksinya selama lima bulan terakhir. Dia berperan sebagai kurir. Perannya hanya mengambil narkotika di suatu tempat. Setelah itu, memecah menjadi beberapa bagian. Lalu, menunggu permintaan untuk meletakkan paket-paket narkotika. ‘’Di rumah Kentrung lainnya di Desa Kertosari, Geger, Kabupaten Madiun, kami juga menemukan narkotika,’’ bebernya. (irs/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/